nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sederet Fakta Forrest Li, Miliarder Baru Singapura yang Punya Duit Rp10 Triliun

Retno Tri Wardani, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 08:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 05 320 2026145 sederet-fakta-forrest-li-miliarder-baru-singapura-yang-punya-duit-rp10-triliun-9zjTLbS2aY.jpg Foto: Li (Ist)

JAKARTA - Pada usia 41, Forrest Li berhasil menjadi orang kaya baru di Singapura. Li merupakan miliarder kelahiran asal China yang sekarang menjadi warga negara Singapura. Dia juga pernah bekerja untuk Motorola di Shanghai, dan lulus dengan gelar MBA dari Universitas Stanford.

Pendiri unicorn teknologi Singapura, Sea tersebut berhasil masuk ke daftar Bloomberg Billionaires berkat 13,8% saham di perusahaan yang bernilai sekitar USD1 miliar.

 Baca Juga: Jeff Bezos Jadi Orang Terkaya Dunia, Apa Bisa Bertahan Usai Bercerai?

Menurut Bloomberg, perusahaan itu memiliki layanan permainan Garena, dan situs e-commerce Shopee, yang keduanya diharapkan akan melihat lonjakan pendapatan di tahun mendatang. Dia juga menganggap raksasa China Tencent itu akan menjadi pemegang saham.

Berikut lima fakta tentang Forrest Li sebagai miliarder baru, dilansir dari Business Insider, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

1. Li adalah orang kedua di dunia yang menjadi miliarder berkat permainan online.

Yang pertama adalah Tim Sweeney, pencipta Fortnite, game top di seluruh dunia. Pada tahun 2009, Li mendirikan perusahaan game Garena yang kemudian diganti namanya menjadi Sea.

 Baca Juga: Bettencourt Meyers Jadi Wanita Terkaya Tahun Ini, Punya Rp695,1 Triliun

Bloomberg mengaitkan kekayaan baru Li kebanyakan dengan keberhasilan permainan Garena "Free Fire", yang dijuluki Bloomberg sebagai "Fortnite of Singapore" Free Fire adalah game keempat yang paling banyak diunduh di dunia, dengan lebih dari 350 juta pengguna terdaftar.

2. Tahun lalu, Li adalah orang terkaya ke-42 di Singapura.

Menurut daftar Forbes 50 Orang Terkaya di Singapura, Li masuk dalam jajaran orang terkaya Singapura setelah mendaftarkan Sea di Bursa Efek New York pada Oktober 2017.

Pada 2018, kekayaan bersih Li mencapai USD738 juta atau Rp10,3 triliun (kurs Rp14.000 per USD), mengalahkan satu-satunya orang lain di industri game seperti pendiri Razer Min-Liang Tan posisi ke-45

3. Li memilih nama Inggrisnya setelah menonton film "Forrest Gump".

Menurut Bloomberg, Li lahir di Tianjin dan belajar teknik di sebuah Universitas di Shanghai, tempat dia menghabiskan sebagian besar malamnya bermain game di kafe internet hingga subuh.

Di kelas bahasa Inggris di perguruan tinggi, dia mengambil nama Forrest ketika dosen Amerika itu meminta setiap siswa untuk membuat nama Barat. Nama China Li adalah Xiaodong.

Sementara sebagian besar teman-teman sekelasnya memilih Michael (setelah superstar bola basket Michael Jordan), Bloomberg menggambarkan Li sebagai "pemalu" dan "pencilan yang mengaku diri",hampir sebagian besar sama dengan karakter tituler dalam film "Forrest Gump".

4. Dia ada di sana ketika Steve Jobs menyampaikan pidato "tetaplah merasa lapar, tetaplah merasa bodoh" yang terkenal itu dan itu menjadi moto hidupnya.

Menurut Bloomberg, Li bertemu istrinya di Stanford dan menghadiri upacara kelulusannya pada 2005 yang sama ketika pendiri Apple Steve Jobs diundang untuk berbicara.

Pidato Jobs, yang memuat mantra “tetap lapar, tetap bodoh” mengilhami Li, yang memainkan pidato di YouTube setiap hari selama berbulan-bulan untuk mengumpulkan keberanian untuk memulai Garena.

5. Dia memulai Garena di Singapura berkat istrinya.

Alasan Li memulai Garena di Singapura adalah berkat ikatan beasiswa enam tahun istrinya dengan perusahaan lokal Temasek Holdings.

Straits Times (ST) melaporkan keduanya berkencan di AS, dan ketika istri Li pergi ke Singapura untuk memenuhi kontraknya, ayahnya menyarankannya untuk mengikutinya di sana, agar tidak kehilangan hubungan.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini