Tol Tangerang-Merak Terapkan Pembayaran Tanpa Berhenti

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 19 Maret 2019 11:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 19 320 2031982 tol-tangerang-merak-terapkan-pembayaran-tanpa-berhenti-71VGKscwA0.jpg Jalan Tol (Foto: Okezone)

JAKARTA – Operator Jalan Tol Tangerang-Merak PT Marga Mandalasakti (Astra Tol) mengembangkan aspek layanan melalui penambahan fasilitas kepada pengguna jalan tol melalui simulasi Single Lane Free Flow (SLFF) atau sistem pembayaran tanpa henti dalam setiap lajur transaksi.

Sistem ini memanfaatkan Intelligent Traffic System (ITS) dengan simulasi yang dilakukan di lokasi Kantor Operasional Ciujung, Serang, kemarin. Turut hadir pada simulasi tersebut, Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Agita Widjajanto, Direktur PT Astra Tol Nusantara Wiwiek Santoso, dan Perwakilan Manajemen 5 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Astra di sepanjang Tol Trans Jawa. Wiwiek D Santoso mengatakan, Astra Tol Tangerang-Merak telah melakukan berbagai inovasi menambah kualitas pelayanan di jalan tol sejak tahun 2016.

Baca Juga: Tol Sedyatmo Kunci Pembangunan Bandara Soetta

“Bahkan Oktober 2017, Astra Tol Tangerang-Merak memberlakukan transaksi nontunai menggunakan uang elektronik (UE) yang dilakukan serempak di seluruh Indonesia,” ungkapnya. Dia menambahkan, inovasi akan terus dilakukan bagian dari komitmen perseroan memberikan pelayanan lebih baik kepada pengguna jalan tol. “Tentu ini akan sejalan dengan program pemerintah melalui gerbang pembayaran nasional yang dicanangkan beberapa waktu silam,” katanya. Sementara itu, Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti, Krist Ade Sudiyono mengatakan, dukungan terhadap program pemerintah secara konsisten terus dilakukan pengelola Tol Tangerang-Merak melalui inovasi dan pengembangan transaksi nirsentuh melalui free flow system.

Pada awal penerapan free flow system, Astra Tol Tangerang-Merak menggunakan sistem Single Lane Free Flow (SLFF), yaitu sistem pembayaran tanpa henti dalam setiap lajur transaksi. “Saat ini kami masih tahap persiapan menuju sistem SLFF. Dalam penerapan free flow ini dibutuhkan kesiapan tidak hanya dari pihak pengelola jalan tol saja, namun juga kesiapan dari masyarakat untuk beralih dari sistem manual dan otomatis menuju sistem free flow,” ungkapnya. Teknologi yang digunakan dalam SLFF menggunakan Dedicated Short Range Communication (DSRC) untuk memungkinkan penyimpanan data atau identitas kendaraan di alat yang diletakkan di dalam kendaraan atau onboard unit (OBU).

jalan tol

Sistem kerja DSRC dengan berbasis pada pertukaran alat informasi antara alat dan pembaca atau reader menggunakan gelombang 5,8 GHz dengan jarak dekat dan penggunaan emisi energi yang rendah. Reader yang diletakkan di atas jalan berada di gerbang atau gantries akan mendeteksi dan mengklasifikasikan kendaraan yang melintas sehingga tarif yang di bayarkan akan lebih akurat sesuai dengan jenis kendaraan dan jarak tempuh. Saat ini instalasi SLFF sudah dipersiapkan di Entrance Gerbang Tol Serang Barat dan Cikande dan Exit Gerbang Tol Cikupa dan Serang Timur dengan masing-masing satu lajur yang diharapkan bisa mempercepat waktu tempuh pengguna jalan serta meningkatkan kapasitas transaksi di ruas Tol Tangerang-Merak.

Krist menambahkan, peningkatan layanan informasi juga dilakukan dengan melakukan penambahan pemasangan Variable Message Sign (VMS) sebanyak 3 unit di akses Gerbang Tol Cikupa, Ciujung, dan Merak pada Februari dan 1 unit VMS di KM 81 pada Juni sehingga total VMS ini menjadi 21 unit.

(Ichsan Amin)

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini