
Mirza menambahkan, ini merupakan sinyal positif bagi Indonesia. Karena dengan tidak lagi agresifnya The Fed untuk menaikan suku bunga acuannya, maka dana asing yang masuk ke Indonesia akan jauh lebih besar.
Semakin besar dan banyak dana asing yang masuk ke Indonesia maka nilai tukar Rupiah juga bisa menguat. Saat ini sendiri nilai tukar Rupiah berada dikisara Rp14.100 hingga Rp14.300 per USD.
"Terkait fed policynya mudah-mudahan lebih jinak dibanding periode 2013-2018, jadi itu membantu situasi pendanaan di Indonesia. Fed policy ini akan mempengaruhi terhadap aliran modal masuk ke Indonesia atau aliran modal keluar dari Indonesia," jelasnya.
Baca Juga: BI: The Fed Mungkin Turunkan Suku Bunga