Peruri Ekspor 1 Juta Buku Paspor ke Sri Lanka

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 09 April 2019 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 09 320 2041053 peruri-ekspor-1-juta-buku-paspor-ke-sri-lanka-vpx0u8rd86.jpg Ilustrasi: (Foto: Govtslaves)

JAKARTA Peruri telah melakukan pengiriman terakhir produk cetakan Paspor Sri Lanka pada Selasa, 9 April 2019 di Gedung Cetak Kertas Berharga Non Uang, Kawasan Produksi Peruri, Karawang, Jawa Barat dengan total sebanyak 1 juta buku.

Pengiriman terakhir tersebut dilakukan sebanyak lima ratus ribu buku yang sebelumnya telah dilakukan pengiriman tahap pertama sebanyak lima ratus ribu buku pada akhir 2018.

Pengiriman buku Paspor ini dihadiri langsung oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Menteri Dalam Negeri Sri Lanka Hon. J. C. Alawathuwala serta Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya.

Baca Juga: WOW, Peruri Sudah Cetak 8 Miliar Bilyet Uang Baru

Sejak 2003, Peruri telah melakukan kerja sama dengan pemerintah Sri Lanka untuk memenuhi kebutuhan dokumen imigrasi berupa pencetakan Paspor Sri Lanka. Hingga 2018 Peruri telah mencetak Paspor Sri Lanka dengan total sebanyak 8 juta buku dengan nilai 15 juta USD.

“Pada hari yang berbahagia ini, saya bersyukur produksi Paspor Sri Lanka tahun pesanan 2018 telah selesai. Dalam proses pembuatannya, Peruri menggunakan material dalam negeri kurang lebih sebesar 50% untuk tinta dan kertas sekuriti, selebihnya menggunakan material yang belum tersedia di dalam negeri,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Baca Juga: Ada Lowongan Kerja di Peruri untuk D3 dan S1, Minat?

Sejak 2017 Peruri juga telah memulai memproduksi e-Paspor. Peningkatan kapabilitas Peruri tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi Peruri untuk meraih pasar internasional dalam memproduksi produk sekuriti lainnya seperti uang kertas, koin, pita cukai dan prangko.

Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno mengapresiasi apa yang dilakukan Peruri. Hal itu menunjukkan bahwa salah satu produk Peruri telah mampu menembus pasar internasional di tengah kompetisi bisnis yang semakin kompetitif.

“Saya berikan apresiasi yang tinggi kepada Peruri karena mampu melakukan ekspor Paspor Sri Lanka dengan total nilai sebesar USD2,1 juta. Kementerian BUMN selaku pemegang saham akan terus memberikan dukungan kepada BUMN untuk terlibat aktif dalam pasar global.” kata Rini M Soemarno

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini