nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PGN Bagi Dividen Rp56,99 per Saham

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 26 April 2019 18:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 26 278 2048494 pgn-bagi-dividen-rp56-99-per-saham-ji9ds7XXeV.jpg foto: Okezone

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2018 pada hari ini. Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui membagikan dividen sebesar Rp1,381 triliun atau sekitar Rp56,99 per lembar saham.

Angka tersebut mengalami peningkatan 80% dibandingkan tahun lalu. Pada tahun lalu deviden yang dibagikan perusahaan adalah sebesar Rp766,27 miliar atau sekitar Rp31,61 per lembar saham.

"Deviden yang kita bagikan Rp1,381 triliun atau Rp56,99 per lembar saham. Kenaikannya 80%," ujar Direktur Keuangan PT PGN (Persero) Said Reza Pahlevi dalam acara konferensi pers di Hotel Four Season, Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Baca Juga: PGN Ubah Susunan Direksi dan Ganti Satu Komisaris

PGN pada 2018 berhasil mempertahankan kinerja positif, baik dari sisi finansial maupun operasional. Karena itu, PGN selaku subholding gas terus berkomitmen memperkuat bisnis sektor gas di dalam negeri, sebagai langkah menapaki kompetisi di level lebih tinggi.

Apalagi saat ini, PGN mempunyai lini bisnis pipanisasi Gas, CNG, dan LNG. PGN melalui produknya menyasar segmen pelanggan industri dan komersial, Gas Kita untuk pelanggan rumah tangga, Gas Link untuk pengguna CNG atau LNG, serta GasKu yang melayani sektor transportasi.

Oleh karena itu, selama 2018 PGN mencatatkan laba bersih sebesar USD305 juta. Angka ini naik signifikan dibandingkan USD197 juta pada periode 2017.

Sementara itu, dari sisi kinerja konsolidasi, PGN juga berhasil mmencatatkan kinerja konsolidasi yang positif. Dari sisi pendapatan mencapai USD3,87 miliar denga EBITDA sebesar USD1,20 miliar. Sementara itu total aset yang dikelola PGN mencapai USD7,94miliar.

Baca Juga: PGN Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi 25 MMSCFD dari Jambi Merang

Dari kinerja konsolidasi secara operasional, pada sisi hulu PGN menorehkan catatan lifting minyak dan gas bumi sebesar 39.213 BOEPD, sedangkan pengelolaan bisnis hilir meliputi niaga gas sebesar 962 BBTUD, transmisi gas sebanyak 2.101 MMSCFD, dan bisnis hilir lainnya 210 BBTUD.

Pada 2018, PGN secara konsolidasi menghasilkan laba operasi sebesar USD645 juta, yang meningkat dibandingkan pada tahun 2017 yang sebesar USD515 juta. Hasil positif itu didorong peningkatan dari sisi pendapatan yang sebesar USD3,8 miliar melejit dari periode sebelumnya yang hanya USD3,5 miliar.

Kinerja keuangan inipun diganjar penilaian yang stabil oleh berbagai lembaga pemeringkat utang. Secara keseluruhan, kondisi keuangan PGN masih dinilai stabil, tidak buruk selama tahun lalu. Secara lebih detil, kinerja keuangan yang menghijau itu ditopang geliat operasional. (fbn)

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini