Waskita Beton Precast Incar Kontrak 5,22 Triliun

Senin 13 Mei 2019 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 13 278 2054956 waskita-beton-precast-incar-kontrak-5-22-triliun-amdVeELV0n.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Sukses mencatatkan kontrak baru di kuartal pertama tahun ini tumbuh 7,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menjadi optimisme PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) bila target kontrak baru tahun ini sebesar Rp10,39 triliun bakal tercapai. Bahkan di kuartal kedua tahun ini, perseroan menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp5,22 triliun yang berasal dari beberapa proyek besar yaitu proyek jalan tol Probolinggo-Banyuwangi, Addendum proyek jalan tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM), proyek jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi, NCICD PUPERA, dan proyek lainnya.

Baca Juga: Waskita Beton Catat Kontrak Baru Rp2,27 Triliun

Dilansir dari Harian Neraca, Senin (13/5/2019), WSBP memiliki strategi utama untuk meningkatkan kinerja pertumbuhan perusahaan, yaitu pertama, melakukan penguatan core business melalui efisiensi produk, pengembangan produk baru, akuisisi supply chain split dan quarry. Kedua, melakukan ekspansi ke pasar eksternal, termasuk di antaranya dengan kontraktor internasional yang tengah mengerjakan proyek di Indonesia.

Selain itu, WSBP akan melakukan penerbitan obligasi berkelanjutan melalui penawaran umum dengan nilai sebesar Rp2 triliun. Adapun penerbitan obligasi tahap I pada akhir TW II sebesar Rp500 miliar. Masa penawaran awal akan di mulai pada akhir Mei 2019. Direktur Keuangan Waskita Beton Precast, Anton Y Nugroho mengatakan, dana yang dihimpun akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan belanja modal perseroan dengan total Rp900 miliar pada 2019. Sisanya akan menggunakan kas internal.

grafik

Perseroan, lanjutnya, akan berinvestasi untuk mendirikan pabrik beton precast. Lokasi fasilitas itu berada di Penajam, Kalimantan. Disebutkan, saat ini prosesnya sudah 60% dan 40% lagi selesai di semester II 2019.Saat ini, Anton memaparkan WSBP telah memiliki 12 pabrik. Adapun, fasilitas tersebut berlokasi di Kerawang, Cibitung, Sadang, Kalijati, Pura Negara, Klaten, Surabaya, Pura Negara, Klaten, Surabaya, Plambon, Gasing, dan Palembang. Kemudian saat ini kapasitas produksi precast WSBP sebesar 3,5 juta ton/tahun. Di mana rencananya akan ditingkatkan menjadi 3,75 juta ton/tahun. Untuk itu, perusahaan menganggarkan capex sebesar Rp500 miliar untuk peningkatan kapasitas produksi plant tahun ini.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini