nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Traveloka: Ada Penurunan Pembelian Tiket Pesawat di Kuartal I-2019

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 20:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 14 320 2055689 traveloka-ada-penurunan-pembelian-tiket-pesawat-di-kuartal-i-2019-IwRj3EWxte.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Head of Growth Management Traveloka Iko Putera mengatakan, pemesanan tiket pesawat pada platform Traveloka di kuartal I 2019 menunjukkan adanya penurunan pembeli.

"Untuk share angka kami tidak bisa mengungkapkan, tapi yang pasti pada kuartal pertama itu ada penurunan. Dan memang ada sesuai data BPS kemarin (pengguna pesawat domestik turun)," ujarnya di Hotel Century Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Namun, lanjut dia, pihaknya berharap pada mudik Lebaran tahun ini pemesanan tiket pesawat akan kembali meningkat. "Jadi, kalau untuk permintaan mudik masih meningkat dan ada harapan dalam Lebaran ada indikasi peningkatan," tutur dia.

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Turun 16% Hanya untuk Kelas Ekonomi

Dia menambahkan, pada Lebaran tahun ini, banyak orang menikmati liburan di negara-negara Asia. "Seperti Malaysia, Thailand, Singapura, Jepang, China dan Korea Selatan," kata dia.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan adanya penurunan jumlah penumpang pesawat domestik pada periode Maret 2019 sebesar 21,94% dari periode sama di tahun lalu. Di mana pada Maret 2019 terdapat 6,03 juta penumpang, sedangkan Maret 2018 mencapai 7,73 juta penumpang.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan, penurunan jumlah penumpang domestik di angkutan udara ini didorong masih mahalnya harga tiket pesawat. Pada bulan Maret dan April 2019 angkutan udara tercatat menyumbang inflasi sebesar 0,03%. Kata dia, dari pemantauan 82 kota terdapat 39 kota yang mengalami kenaikan harga tiket pesawat.

"Seperti di Banjarmasain yang harga tiketnya naik 23%," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Baca Juga: Pengusaha Travel Tak Yakin Harga Tiket Pesawat Turun 16%

Menyikapi persoalan itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun menurunkan tarif batas atas (TBA) tiket pesawat antara 12% sampai 16%. Maka maskapai berbiaya murah (Low Cost Carrier/LCC) diminta untuk menyesuaikan tarif maksimal 50% dari Tarif Batas Atas (TBA). Tujuannya supaya masyarakat dapat menjangkau harga tiket pesawat.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini