Share

Batal Diundur, 1 Juni PNS Tetap Wajib Ikut Upacara Hari Lahir Pancasila

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 28 Mei 2019 15:57 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 28 320 2061360 batal-diundur-1-juni-pns-tetap-wajib-ikut-upacara-hari-lahir-pancasila-Yz7WR25Oo0.jpg Ilustrasi: Foto Setkab

JAKARTA - Pemerintah batal untuk mengundur atau memajukan upacara Hari Kelahiran Pancasila pada hari Sabtu 1 Juni 2019. Hal tersebut dikatakan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Syafruddin.

Menurut Syafruddin, para PNS akan tetap upacara pada 1 Juni 2019 mendatang. Hal tersebut sudah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo dalam rangka merayakan hari kelahiran pancasila.

 Baca Juga: Libur Lebaran PNS Cuma 3 Hari, 31 Mei Tetap Masuk

Mengenai wacana untuk mengundurkan upacara, menurutnya hanya untuk memberikan semangat kepada para PNS. Karena memang belakangan ini PNS tengah harap harap cemas karena beberapa dari mereka sudah ada yang membeli tiket.

“Itu wacana saja untuk memberikan semangat kepada PNS. Kalau ada semangat supaya puasa lancar tapi sudah diputuskan sebetulnya (harus upacara),” ujarnya kepada Okezone, Selasa (28/5/2019)

Syafruddin menambahkan, setelah upacara para PNS sudah bisa pulang ke kampung halamannya. Kemudian para PNS akan masuk lagi pada tanggal 10 Juni.

“Sudah diputuskan sejak tanggal 1 setelah upacara sudah boleh cuti. Lebaran tanggal 5 dan 6, kemudian sampai tanggal masuknya tanggal 10 tahun lalu juga sama begitu,” jelasnya.

 Baca Juga: Libur Lebaran, PNS Wajib Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni

Syafrudddin juga mengimbau kepada para PNS untuk ikut upacara. Jangan berani-beraninya untuk membolos karena akan ada absen pada saat penyelenggaraan upacara tersebut.

“Iya wajib (upacara). Seharusnya upacara kan nanti diabsen. Karena ada etika kelembagaan,” katanya.

Sebagai informasi sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tengah mengupayakan agar upacara hari kesaktian Pancasila pada tanggal 1 Juni 2019 bisa dimajukan atau dimundurkan. Hal ini bertujuan agar para pegawai bisa mudik ke kampung halamannya lebih cepat.

Jika nantinya disetujui lanjut Syafruddin, upacara kesaktian pancasila itu akan dimajukan atau dimundurkan. Jika dimajukan maka akan dilakukan pada Jumat tanggal 31 Mei 2019.

 Baca Juga: MenpanRB Usul ke Jokowi Upacara Hari Lahir Pancasila Diundur atau Dimajukan

Sementara jika dimundurkan maka akan dilakukan pada hari senin hari pertama setelah cuti dan libur Lebaran. Itupun lanjut Syafruddin, hanya untuk upacara yang ada di internal instansi masing-masing.

"Mungkin paling tidak upacaranya dimajukan hari Jumat atau dimundurkan paling tidak itu. Kecuali upacara yang terpusat dengan Presiden tidak bisa dimundurkan 1 juni hari Sabtu," jelasnya

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini