Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BEI Tandai 51 Emiten Bermasalah, Investor Wajib Perhatikan

BEI Tandai 51 Emiten Bermasalah, Investor Wajib Perhatikan
Bursa Efek Indonesia. Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyematkan notasi khusus pada 51 kode saham emiten hingga tanggal 11 Juni 2019. Dengan demikian, tercatat sebanyak 8,06% dari 632 emiten mengalami ‘masalah’ yang patut menjadi perhatian para investor.

Informasi tersebut disampaikan BEI di Jakarta, kemarin. Demikian dikutip dari Harian Neraca, Kamis (13/6/2019).

Baca Juga: BEI Pastikan Aturan Electronic Bookbuilding Rampung Oktober

Untuk diketahui, BEI akan mengenakan notasi terhadap kode saham emiten dengan tujuh kriteria. Pertama, B untuk adanya penyataan pailit, M untuk adanya permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang, E untuk laporan keuangan terakhir menunjukan ekuitas negative, S untuk laporan keuangan terakhir tidak membukukan pendapatan usaha, A untuk adanya opini tidak wajar, D untuk opini tidak menyatakan pendapat dan L untuk perusahaan tercatat belum menyampaikan laporan keuangan.

Baca Juga: IHSG Naik 2,5% Sepanjang Pekan Ini

Disebutkan, terdapat tiga emiten memiliki tiga notasi khusus. Dengan rincian, PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) dengan notasi E, S, dan L. Berikutnya, PT Bakrie Telecom Tbk dengan notasi E, D, dan L dan PT Cakra Mineral Tbk (CKRA) dengan notasi S, D, dan L. Sementara itu, emiten dengan dua notasi adalah PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) M dan L; PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEL ) E dan L; PT Jakarta Kyoei Steel Work Tbk (JKSW) E dan S; PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) E dan L;

Kemudian ada PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) E dan L; PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) E dan L; PT Golden Plantation Tbk (GOLL) M dan L; PT Mitra Investindo Tbk (MITI) S dan D; serta PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) E dan L.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement