nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengusaha China Dapat Fasilitas untuk Investasi Pembangunan Infrastruktur RI

Koran SINDO, Jurnalis · Minggu 16 Juni 2019 11:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 16 320 2066976 pengusaha-china-dapat-fasilitas-untuk-investasi-pembangunan-infrastruktur-ri-wKfvGNgldn.jpg Ilustrasi Pembangunan Proyek Infrastruktur (Foto: PUPR)

JAKARTA - Indonesia dan China terus mempererat kerja sama ekonomi dan bisnis, di antaranya melalui acara Indonesia Business Visit and China International Contractors Association (CHINCA) yang difasilitasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman di Jakarta, Jumat 14 Juni 2019.Kegiatan tersebut dihadiri 31 pelaku usaha dari China dan Indonesia yang bergerak di bidang energi, transportasi, infrastruktur, manufaktur, dan lembaga pembiayaan.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Bidang Kemaritiman Ridwan Djamaludin menerangkan kegiatan ini untuk meningkatkan pemerataan pembangunan di Indonesia. Pasalnya saat ini pembangunan infrastruktur masih terfokus di Pulau Jawa. Dengan kehadiran CHINCA diharapkan pembangunan infrastruktur bisa merata ke wilayah lain.

Baca Juga: PUPR Bangun Jalan Pintas Penghubung Bali Selatan dan Utara

”Selama ini 80% kontribusi produk domestik bruto (PDB) kita masih berasal dari Jawa. Kita menyadari bahwa untuk meningkatkan ekonomi diperlukan pemerataan pembangunan. Dan kita ingin melakukan pembangunan di kawasan-kawasan luar Jawa sehingga pemerataan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Perwakilan Ketua CHINCA Xin Xiuming menilai Indonesia mengalami perkembangan ekonomi yang luar biasa dan pihaknya sangat antusias untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Baca Juga: Presiden: Infrastruktur Merata, Pengusaha Harus Bangun Sentra Ekonomi Baru

”Kami mendorong semangat anggota kami bergabung dalam pembangunan. Dan sebagai organisasi kontraktor infrastruktur China, kami juga mau menjalin komunikasi yang baik dengan Indonesia. Kami percaya, dengan usaha kita dan dukungan dari berbagai pihak, kerja sama dua negara dalam infrastruktur akan berjalan dengan baik,” ujar Xin.

Kegiatan ini diharapkan mendapatkan informasi kerja sama dalam kerangka Regional Comprehensive Economic Corridor (RCEC) dan Global Maritime Fulcrum-Belt and Road Initiative antara Indonesia dan China.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini