nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WIKA Rampungkan Pembangunan Bandara Internasional Oecusse Timor Leste

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 19 Juni 2019 20:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 19 320 2068420 wika-rampungkan-pembangunan-bandara-internasional-oecusse-timor-leste-j6KRrhXj2l.jpg Foto: Bandara Oeccuse Timor Leste (WIKA)

JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) telah merampungkan pembangunan Bandara Oecusse, Timor Leste. Bandara tersebut diresmikan langsung Presiden Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Francisco Guterres dan Mari Alkatiri, selaku President of the Authority for Special Administrative Region of Oé-Cusse (RAEOA / Zeesm), di Oecusse, Timor Leste,.

Momen bersejarah ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Presiden Parlemen Timor Leste Arão Noé de jesus da Costa, Duta Besar Indonesia Duta Besar RI untuk Timor Leste Sahat Sitorus, Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat, Direktur Utama WIKA Tumiyana, Direktur Operasi III Destiawan Soewardjono, Direktur Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) Danu Prijambodo beserta jajaran pemerintahan RDTL dan masyarakat setempat.

Presiden RDTL Francisco Guterres mengapresiasi kinerja WIKA dalam pembangunan infrastruktur dan penunjangnya di Timor Leste. Dirinya menganggap bahwa WIKA sebagai BUMN Indonesia telah berperan besar dalam hubungan Timor Leste dan Indonesia baik dalam pembangunan Oecusse maupun negara Timor Leste.

Baca Juga: Tumbuh 53,8%, Wika Cetak Laba Bersih Rp2,07 Triliun

“Kesuksesan dalam pengembangan Oecusse menurut presiden akan direplikasi di distrikdistrik lainnya,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/6/2019).

Sementara itu, Direktur Utama WIKA Tumiyana mengatakan, Bandara Oecusse diyakini telah menjadi salah satu maha karya WIKA di luar negeri karena merupakan bandara pertama yang dibangun WIKA di luar Indonesia sekaligus dengan lingkup pekerjaan yang komplit.

Wika Bangun Bandara di Timor Leste

“Proyek ini menjadi bukti kapabilitas kami dari segi engineering, penguasaan teknologi, proyek manajemen serta memperoleh wawasan baru yang merupakan hasil interaksi dengan pihak-pihak berkepentingan yang berasal dari negara lain,” ungkapnya.

Bandara Internasional Oecusse terdiri dari pembangunan fasilitas landside dan airside seperti Tower Air Traffic Control (ATC), terminal building, quarrantine, fuel depot, Distance Measuring Equiment (DME), VHF Omnidirectional Range (VOR), runway, taxiway, apron, airfit lighting, hingga fasilitas bandara lainnya. Lebih lanjut, lingkup pekerjaan Perseroan pada proyek bandara internasional ini juga meliputi pembuatan runway baru sepanjang 2,5 Km, pelebaran dan perluasan wilayah bandara agar bisa dijadikan bandara komersial, pemutakhiran sistem radar dan navigasi serta pemutakhiran sistem dan standar safety bandara internasional. Selama periode 2015–2018, proses pembangunan ini melibatkan lebih dari 500 tenaga kerja gabungan Indonesia dan Timor Leste.

Baca Juga: WIKA Incar Proyek di Luar Negeri, Nilainya Rp10 Triliun

Sebagian besar material berasal dari Indonesia seperti semen, besi beton, material arsitektur, dan garbarata, termasuk material baja konstruksi yang difabrikasi oleh entitas anak Perseroan, WIKA Industri & Konstruksi. Namun, beberapa peralatan yang belum tersedia di Indonesia didatangkan oleh WIKA dari beberapa negara seperti Amerika, Tiongkok, Austria, Australia. Timor Leste, Salah Satu Market Strategis Perseroan Tak hanya membangun infrastruktur kebandaraan dan penunjangnya di Distrik Oe-cusse, WIKA juga turut membangun Comoro Bridges 1 & 2, Natarbora Bridges, dan Batugade-Maliana Road. Selain itu, WIKA juga menunjukkan keahliannya membangun sarana dan prasarana terkait bidang energi.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini