nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Pembangkit Listrik 1.425 Mw Beroperasi Akhir 2019

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 28 Juni 2019 13:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 28 320 2072013 3-pembangkit-listrik-1-425-mw-beroperasi-akhir-2019-kmhlsbfbFH.jpg Foto: Reuters

JAKARTA – PT PLN (Persero) menargetkan tiga pembangkit listrik berkapasitas total 1.425 megawatt (mw) akan beroperasi pada akhir 2019 ini.

Ke tiga pembangkit tersebut di antaranya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar Extension, PLTU Jawa 7, dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Senayan.

“PLTU Lontar, PLTU Jawa 7, dan PLTD Senayan, semuanya on schedule. Siap beroperasi akhir tahun ini yaitu pada September dan Oktober 2019,” ujar Direktur Bisnis Regional PLN Jawa Bagian Barat Haryanto WS di Jakarta kemarin.

Baca Juga: Kapasitas Pembangkit Jawa-Bali Ditingkatkan hingga 2.800 MW

Menurut dia, PLTU Lontar Ekstension berkapasitas 315 mw tersebut akan beroperasi pada September 2019. Untuk saat ini progres pembangunan PLTU Lontar Ekstension telah mencapai 91%.

Pembangunan proyek PLTU Lontar Unit 4 tersebut merupakan kelanjutan dari PLTU Lontar Unit 1,2 dan 3. Untuk PLTU Unit 1, 2, dan 3 telah beroperasi sebelumnya dengan kapasitas masing-masing sebesar 315 mw.

 Baca Juga: PLTGU Jawa 2 Perkuat Sistem Kelistrikan Jawa-Bali

“Jadi, total kapasitas seluruhnya yang dapat disuplai oleh PLTU Lontar Unit 1-4 total nantinya mencapai 1.260 mw,” jelas dia.

Untuk PLTU Jawa 7 berkapasitas 2.000 mw, imbuhnya, ditargetkan akan beroperasi bertahap. PLTU Jawa 7 Unit 1 berkapasitas 1.000 mw dijadwalkan akan beroperasi pada Oktober 2019, sedangkan PLTU Jawa 7 Unit 2 dijadwalkan akan beroperasi pada awal 2020.

“PLTU Lontar dan PLTU Jawa 7 akan memperkuat sistem Jawa Bali,” tandasnya.

Sementara PLTD Senayan berkapasitas 100 mw dijadwalkan akan beroperasi pada September 2019. Pembangunan PLTD Senayan akan memperkuat pasokan Moda Raya Terpadu (MRT) DKI Jakarta.

“Sifat dari PLTD ini hanya menjadi back up suplai MRT jika terjadi kendala. Namun, mudah-mudahan tentu kita berharap ini tidak perlu menyala,” ucapnya.

General Manager PLN UIP JBB Ratnasari Sjamsuddin menambahkan, PLTU Lontar Ekstension disalurkan melalui sistem jaringan transmisi dan gardu induk (GI) PLN Tangerang Baru dan GI Cikupa. Evakuasi daya yang dihasilkan oleh PLTU Lontar Unit 4 nantinya akan disalurkan melalui GIS 150 kilovolt (kV) jalur Tangerang Baru (extension line) dan jalur Cikupa.

“Selanjutnya dari jaringan 150 kV ke arah Tangerang baru dan juga menuju IBT 150-500 kV ke arah Cikupa,” kata dia. Dia menambahkan, PLTU Lontar juga merupakan pilot project program percepatan 35.000 mw dengan meng gunakan bahan bakar batu bara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini