PLN Berharap Trans Papua Dilanjutkan untuk Kelancaran Kelistrikan

Jum'at 05 Juli 2019 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 05 320 2075136 pln-berharap-trans-papua-dilanjutkan-untuk-kelancaran-kelistrikan-EAGkmUy5H3.jpg Pembangkit listrik (Reuters)

JAYAPURA - PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat mengharapkan Presiden Joko Widodo pada periode kedua kepemimpinannya dapat melanjutkan pembangunan infrastruktur khususnya jalan untuk membantu melistriki desa atau kampung di Bumi Cenderawasih.

Juru Bicara PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Septian Pujiyanto mengatakan, hingga kini pihaknya masih kesulitan untuk mendistribusikan material-material yang akan digunakan untuk membangun pembangkit di desa-desa terpencil.

 Baca juga: PLN Tuntaskan Pembangunan Tol Listrik Sumatera 275 kV

"Sehingga kami mengharapkan pembangunan infrastruktur khususnya jalan di Papua melalui program Trans Papua dapat dilanjutkan dan diselesaikan sehingga masyarakat pada desa di Bumi Cenderawasih dapat menikmati listrik seperti warga lain di perkotaan," katanya melansir laman antaranews, Jakarta, Jumat (5/7/2019).

 Trans Papua

Menurut Septian, hingga kini permasalahan transportasi ke desa-desa di pedalaman yang hendak dilistriki masih menjadi kendala utama yang dihadapi PLN selain hal lainnya.

 Baca juga: Kompensasi Dipangkas, Kenaikan Tarif Listrik Diperlukan

"Padahal masih banyak desa atau kampung di Papua yang berada di pedalaman atau wilayah terpencil belum terlistriki, dan kami terus berupaya membuka akses tersebut," ujarnya.

Dia menjelaskan pembangunan kelistrikan di sebuah desa atau kampung juga menjadi salah satu infrastruktur penting dalam mendukung perekonomian di wilayah tersebut.

 Baca juga: Siap-Siap, Tahun Depan Tarif Listrik Bisa Naik-Turun

"Dari target 777 desa atau kampung yang hendak dilistriki sejak 2018-2019, kini baru 240-an desa yang berhasil menikmati listrik secara permanen," katanya lagi.

Dia menambahkan selain belum dilistriki, masih ada desa atau kampung di Papua yang instalasi listriknya belum permanen, atau masih menggunakan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHI) yang diberikan Kementerian ESDM.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini