Rupiah Semakin Menguat ke Rp13.919/USD

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 15 Juli 2019 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 15 278 2079188 rupiah-semakin-menguat-ke-rp13-919-usd-HSoGDM6EKH.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Surplusnya neraca perdagangan bulan Juni 2019 yang mencapai USD200 juta memberikan sentimen positif ke nilai tukar Rupiah. Setelah IHSG ditutup menguat, kini Rupiah berhasil perkasa terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Sore ini, nilai tukar Rupiah terhadap dolar terus menguat dan kini berada di level Rp13.900-an per USD.

 Baca Juga: Dibuka Menguat, Rupiah Tinggalkan Level Rp14.000 per USD

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Senin(15/7/2019) pukul 17.18 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 88 poin atau 0,63% ke level Rp13.919 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp13.895 per USD – Rp13.993 per USD.

Sementara itu, YahooFinance mencatat mata uang Garuda menguat 84 poin atau 0,60% ke level Rp13.915 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.885 per USD – Rp13.999 per USD pada hari ini.

 Baca Juga: IHSG Ditutup 'Sumringah' di 6.418 Berkat Surplus Neraca Perdagangan

Seperti yang diberitakan Okezone, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan pada Juni 2019 mengalami surplus tipis sebesar USD200 juta. Realisasi ini lebih rendah dari posisi neraca perdagangan Mei 2019 yang surplus sebesar USD210 juta.

Kepala BPS Suhariyanto menyatakan, nilai laju ekspor dan impor pada Juni 2019 memang mengalami penurunan, meski demikian nilai kinerja ekspor jauh lebih tinggi. Hal ini membuat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus.

Di mana nilai impor sebesar USD11,58 miliar atau turun 20,70% dari bulan sebelumnya, sedangkan ekspor tercatat sebesar USD11,78 miliar atau turun 20,54% dari Mei 2019.

“Neraca perdagangan Juni 2019 tercatat tetap mengalami surplus sebesar USD200 juta," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini