nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PUPR Sudah Tetapkan Lokasi Akses Sirkuit MotoGP di Mandalika

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 17 Juli 2019 19:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 17 320 2080252 pupr-sudah-tetapkan-lokasi-akses-sirkuit-motogp-di-mandalika-YMwXtgcO5H.jpg Moto GP (Laman MotoGP)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim saat ini akses jalan menuju sirkuit MotoGP sudah masuk ke dalam tahap penetapan lokasi. Nantinya, akses jalan tersebut akan dibuat sepanjang 17 kilometer.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mengatakan, penetapan lokasi sudah ditetapkan. Tahap selanjutnya tinggal masuk ke dalam pembebasan lahan.

 Baca juga: Sirkuit MotoGP Mandalika Masuk Tahap Studi Kelayakan

“Mandalika itu juga yang 17 kilometer tanah sudah dalam proses sudah keluar penlok sudah dalam lelangnya CCPP Apraisal sehingga akan ketahuan berapa lahan per meter persegi peta bidangnya mungkin di pinggir jalannya mungkin di bidangnya mungkin sawah mungkin ada rumah seperti itulah ya baru dilelang,” ujarnya saat ditemui di JIExpo, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

 Sirkuit

Saat ini, lanjutnya, sedang dilakukan penghitungan nilai oleh Badan Pertanahan Nasional alias Kementerian Agraria dan Tata Negara (ATR/BPN). Setelah dilakukan penghitungan kemudian akan disosialisasikan kepada investor untuk dilanjutkan ke tahap lelang.

 Baca juga: Jokowi Ingin Sambungkan Bandara hingga Tol ke Sentra Produksi Rakyat, Ini Kata PUPR

“Lalu paparan di BPN sebelum disosialisasikan musyawarah dulu dengan masyarakat tahapan tahapan utu dengan jadwal waktu yang tetap kemudian nanti harga oleh BPN dibahas bersama dengan CCPP saya enggak tahu itu tapi harus mengikuti yang baru pedoman para apraissal para CCPP nah baru disosialisasikan lagi,” jelasnya

Jika tidak ada yang keberatan dengan harga tersebut nantinya akan dilanjutkan kepada tahap pembayaran lahan. Untuk pembayaran lahan ditargetkan bisa dilakukan paling lambat November 2019.

“Harapannya karena ini adalah Perpres destinasi wisata kalau dari sosilaisasi awal penetapan lokasi itu tidak ada yang keberatan makannya harapan saya lancar nanti harapannya di Oktober-November sudah bayar membayar paralel,” jelasnya.

Jika pembebasan lahan sudah rampung lanjut Sugi, maka tahap selanjutnya akan dilakukan desain jalan akses tersebut. Diharapkan desain bisa segera rampung dan bisa digarap pada 2020.

“Dengan itu saya sudah coba super infus desainnya trase jalannya di lahan yang itu nanti harapannya 2020 sudah bisa mulai fisiknya,” ucapnya.

Untuk dananya, lanjut Sugi, pembebasan lahan dan pembangunan akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Untuk anggaran sendiri akan masuk kedalam APBN 2020.

“Kalau lahannya kan sekitar 150 juta sesuai usulannya pemerintah provinsi. Nanti danannya dari APBN, kalau APBD kan mendesak sudah teralokasi di sektor sektor di daerah sehingga APBN turun sesuai dengan perintah Presiden,” jelasnya.

1
2

Berita Terkait

Infrastruktur

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini