Apalagi jika dibandingkan secara spasial terdapat beberapa daerah yang realisasi inflasinya di luar atau di atas sasaran inflasi nasional. Di mana pada tingkat provinsi, terdapat lima provinsi berada di atas sasaran. Sementara di tingkat kabupaten kota terdapat delapan yang berada di atas sasaran.
"Terjaganya realisasi inflasi 2018 tentu tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah bekerja sama dengan Pemda dan BI melalui implementasi strategis 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif," jelasnya.
Adapun realisasi inflasi pada 4 tahun terakhir dapat dijaga sedikit di atas 3% dengan laju inflasi 2018 3,13% year on year (yoy). Dia mengatakan, pencapaian tersebut masih dalam rentang sasaran nasional sebesar 3,5% dengan deviasi 1%
Secara komponen pembentukannya inflasi pada harga barang-barang bergejolak terutama pangan (volatile food) di tahun 2018 sebesar 3,39% yoy. Sebaliknya, inflasi harga yang diatur pemerintah menunjukkan penurunan signifikan pada 2018 dari sebesar 3,36% menjadi 1,89% yoy pada Juni 2019.
"Pada Juni 2019, sedikit meningkat jadi 4,91% yoy. Sementara itu inflasi inti masih terjaga dengan laju sebesar 3,07% pada tahun 2018 dan 3,255% yoy pada bulan Juni 2019," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.