nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Iuran BPJS Dinaikkan, Bagaimana Fasilitas dan Pelayanan Kesehatannya?

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 02 Agustus 2019 08:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 02 320 2086736 iuran-bpjs-dinaikkan-bagaimana-fasilitas-dan-pelayanan-kesehatannya-c6b7F9lrVa.jpg Ilustrasi BPJS Kesehatan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk menaikkan besaran iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal ini menyusul kinerja keuangan BPJS Kesehatan yang terus mengalami defisit dari tahun ke tahun. Pada tahun 2019 defisit diperkirakan mencapai Rp28 triliun.

Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik

Menurut Direktur Riset Centre of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah, besaran iuran memang layak naik. Kenaikan itu bukan untuk menutup defisit, karena naik 100% pun tidak bisa menutup defisit BPJS kesehatan.

BPJS Kesehatan

"Kenaikan iuran itu lebih untuk menyesuaikan antara layanan kesehatan dengan peran serta dari masyarakat. Saat ini gap antara layanan dengan peran serta masyarakat tersebut terlalu jauh," ujar dia kepada Okezone, Jumat (2/8/2019).

Baca Juga: Defisit BPJS Kesehatan Bisa Rp28 Triliun, Sri Mulyani Endus Adanya Kecurangan

Lalu bagaimana dengan defisit? Menurutnya, apabila semua masyarakat ikut menjadi peserta BPJS kesehatan sebagaimana diatur dalam UU dan semuanya membayar iuran (khususnya yang mandiri) maka defisit itu akan berkurang dengan sendirinya.

"Hal lain yang perlu menjadi perhatian adalah praktek moral hazard yang dilakukan oleh dokter dan rumah sakit yang menyebabkan tagihan kepada BPJS kesehatan menjadi lebih besar. Praktek ini ada dan membebani BPJS kesehatan," tutur dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pemerintah tengah mengkaji besaran iuran yang akan ditetapkan kepada pengguna BPJS kesehatan berdasarkan tingkatan kelompoknya. Kajian ini akan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bersama BPJS Kesehatan.

"Salah satu pondasi yang penting juga adanya keseimbangan antara berapa tarif yang harusnya dipungut untuk beberapa segmen masyarakat yang ikut BPJS Kesehatan," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini