Anggaran Rp419 Triliun, Ini Infrastruktur yang Dibangun Jokowi 2020

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 16 320 2092958 anggaran-rp419-triliun-ini-infrastruktur-yang-dibangun-jokowi-2020-CbfaoLXtIb.jpg Foto: Jokowi saat Pidato Nota Keuangan (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah kembali akan kembali fokus dalam pembangunan infrastruktur pada tahun depan. Hal tersebut dibuktikan dengan naiknya anggaran infrastruktur pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tahun depan pemerintah mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar Rp419,2 triliun. Angka tersbeut naik 4,9% dari anggaran infrastruktur pada tahun ini yang hanya Rp399,7 triliun.

"Untuk infrastruktur tahun depan, yang naik tajam adalah jalan. Tahun 2020 targetnya naik dua kali lipat," ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

 Baca Juga: Utang Pemerintah di 2020 Menyusut, Dipatok Rp351,9 Triliun

Sri Mulyani menambahkan, pada tahun depan pembangunan infrastruktur akan difokuskan pada pembangunan jalan nasional. Jalan nasional ini akan menghubungkan dari jalan tol ke sentra-sentra bisnis.

Menurut Sri Mulyani, pembangunan jalan ditargetkan hingga 837 kilometer. Angka ini naik lebih dari dua kali lipat dari pembangunan jalan 2019 yang hanya sepanjang 406 kilometer.

“Pembangunan jalan naik signifikan. Jalan ini untuk menghubungkan ke jalan tol. Tahun ini 837 kilometer naik dua kali lipat dari tahhn lalu yang 406 kilometer,” katanya.

 Baca Juga: Sri Mulyani Perkenalkan Kebijakan Baru di RAPBN 2020

Selain menambah pembangunan jalan, pembangunan jembatan masih dilakukan. Tahun ini pemerintah merencakan pembangunan jembatan dengan total panjang 6,9 kilometer.

 Jalan Tol

Pemerintah juga akan melanjutkan pembangunan jalur kereta api dengan total panjang 238,8 kilometer. Pembangunan jalur kereta api itu tercatat lebih kecil dibanding pembangunan jalur kereta api yang tahun 2019 ditargetkan sepanjang 269,45 kilometer.

Adapun infrastruktur lain yang akan dibangun yakni tiga bandara baru, 49 bendungan, serta 5.224 unit rusun dan 2.000 rumah khusus untuk masyarakat berpendapatan rendah.

 Jalan Tol

Sri Mulyani menambahkan, kebutuhan pembangunan infrastruktur yang masih besar, pemerintah terus mengajak pihak swasta untuk ikut memenuhi kebutuhan pembiayaan pembangunan.

"Pemerintah mendorong peran swasta maupun BUMN untuk membiayai proyek strategis nasional melalui skema pembiayaan kreatif," katanya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini