nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WhatsApp Pay Belum Ajukan Izin, Bos BI: Tunduk Aturan Indonesia

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 22 Agustus 2019 20:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 22 320 2095453 whatsapp-pay-belum-ajukan-izin-bos-bi-tunduk-aturan-indonesia-Qg7CGQlswr.jpg WhatsApp Pay Belum Ajukan Izin. (Foto: Livemint)

JAKARTA - WhatsApp Pay disebut-sebut bakal hadir menjadi salah satu sistem pembayaran di Tanah Air. Menanggapi hal itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng menyatakan, belum ada dokumen pengajuan izin yang disampaikan pihak WhatsApp.

"Belum ada pengajuan (izin masuk) dari WhatsApp ke BI," katanya dalam di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

 Baca Juga: WhatsApp Bakal Hadirkan Fitur Pembayaran Mobile

Dikutip dari Reuters, aplikasi pesan milik Facebook Inc itu, memang tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan pembayaran digital dan bank di Indonesia untuk bisa menjalankan bisnis pembayaran digital di dalam negeri. WhatsApp dikabarkan menggandeng beberapa perusahaan yakni OVO, Dana, Gopay, hingga Bank Mandiri.

Gubernur BI Perry Warjiyo menambahkan, sebagai perusahaan asing yang ingin masuk ke Indonesia sebagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), maka WhatsApp perlu mematuhi aturan yang berlaku di Tanah Air.

"Semua pelaku asing apapun namanya harus tunduk aturan di Indonesia, dan harus mau adopsi sistem di Indonesia," kata dia.

 Baca Juga: Tepuk Tangan! Pembayaran via WhatsApp Segera Mendarat

Dia menyatakan, untuk pihak WhatsApp terlebih dulu mempelajari segala ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan sebelum mengajukan permohonan untuk menjadi PJSP di Indonesia.

"Kalau mengajukan izin, pelajari dulu persyaratannya, penuhi dokumen-dokumennya, baru kemudian menyampaikan," katanya.

WhatsApp Pay

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini