Antisipasi Blackout, LRT Cibubur-Cawang Di-back Up 3 Aliran Listrik

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 23 Agustus 2019 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 23 320 2095788 antisipasi-blackout-lrt-cibubur-cawang-di-back-up-3-aliran-listrik-qqVK2DyhHA.jpg Stasiun LRT Cibubur. (Foto: Okezone/Tufik Fajar)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan bahwa LRT Jabodebek rute Cawang-Cibubur yang akan di uji coba Oktober 2019 akan dilapisi aliran listrik cadangan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi ihwal terjadinya pemadaman listrik serentak di hampir seluruh pulau Jawa pada awal Agustus kemarin

"Untuk antispasi sesuatu yang terjadi, makanya sekarang kita ingin lakukan adalah berlapis-lapis aliran listrik cadangan. Jadi kalau ini mati ada aliran mana lagi backup-nya. Kita harapkan kita ada minimal 3 backup, karena itu pengalaman yang kemarin (mati lampu)," ujar dia di Jakarta, Jumat (24/8/2019).

 Baca juga: Menteri Rini: LRT Jabodebek Cawang-Cibubur Bisa Dinaiki 1.366 Penumpang

Hal itu, lanjut dia dilakukan agar LRT bisa beroperasi normal dan lebih nyaman. Sedangkan untuk izin, pihaknya menunggu dari Kemenhub yang harus memberikan sertifikasi.

 LRT

"Makanya kalau September ini INKA lagi dicoba dan bekerja sama dengan Kemwenhub. Insya Allah kita bisa dapat sertifikasi operation akhir Oktober," tutur dia.

 Baca juga: Menteri Rini: LRT Jabodebek Jalur Cibubur-Cawang Beroperasi Akhir Oktober 2019

Dia juga menjelaskan terkait rute Cibubur-Cawang yang terlebih dulu di operasikn. Menurutnya jarak Cibubur-Cawang tidak terlalu tidak terlalu jauh.

"Dan di trek ini itu kita memang bikin track yang lebih tinggi di sini. Sehingga maintenance bisa tetap dikerjakan biarpun belum ada depo yang besar," ungkap dia.

 Baca juga: Tinjau Proyek LRT Jabodebek, Menteri Rini Targetkan Beroperasi Sebelum Akhir Tahun

Sebelumnya, empat kereta Moda Raya Terpadu (MRT) atau yang biasa disebut kereta ratangga harus terhenti di stasiun bawah tanah. Hal tersebut terkena imbas dari padamnya listrik yang terjadi pada pukul 11.48 WIB.

Division Head Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, matinya listrik mengakibatkan pasokan listrik terhenti. Sehingga beberapa kereta yang sedang beroperasi harus berhenti di tengah jalan.

"MRT Jakarta mendeteksi pasokan listrik dari PLN terhenti mulai 11:50 hari ini 4 Agustus 2019. Tim Operation Control Center (OCC) MRT mendeteksi 4 kereta ratangga terhenti diantara stasiun bawah tanah," ujarnya kepada Okezone.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini