JAKARTA - PT Adhi Karya, (Persero), Tbk memastikan, pembangunan prasarana LRT Jabodebek tahap I telah mencapai 64,4% secara keseluruhan.
Direktur Utama Adhi Karya, Budi Harto mengatakan bahwa LRT Jabodebek tahap 1 terdiri dari tiga lintas layanan yaitu, Lintas Cawang-Cibubur dan Lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas dan Lintas Cawang-Bekasi Timur.
Baca juga: Antisipasi Blackout, LRT Cibubur-Cawang Di-back Up 3 Aliran Listrik
"Kita optimis berjalan on track untuk pembangunan tahap satu. Saat ini, pekerjaan yang sedang dilakukan di lintasan meliputi proses pemasangan longspan, pemasangan trackwork atau jalur rel, pembangunan stasiun di tiga lintas pelayanan dan pembangunan temporary pitstop di akhir lintas pelayanan I," kata dia di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Menurut dia, keunggulan proyek LRT Jabodebek ini yaitu penggunaan U-shape girder yang merupakan gelagar berbentuk ‘U' yang pertama digunakan di Indonesia. Gelagar ini diproduksi sendiri oleh anak perusahaan ADHI, PT Adhi Persada Beton.
Baca juga: Menteri Rini: LRT Jabodebek Jalur Cibubur-Cawang Beroperasi Akhir Oktober 2019
"U-shape girder memiliki keunikan dengan bentuk tipis dan ramping, serta memiliki kelebihan tahan gempa dan mampu mengurangi bunyi kebisingan kereta," ungkap dia.
Selain U-shape girder, lanjut dia, ADHI juga menggunakan longspan atau bentang panjang yang berada di beberapa titik, antara lain di JORR, Cililitan, dan Cikoko yang telah terhubung pada 29 Maret 2019 lalu.
"Longspan yang berada di JORR saat ini menjadi longspan terpanjang di dunia yakni mencapai 90 meter, melewati longspan yang berada di Dubai dengan panjang 74 m dengan konstruksi beton," tutur dia.