Kembali Berulah, Bos Taksi Malaysia: Kenapa Anak Muda Kerja Tanpa Gaji Tetap di Gojek?

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Senin 02 September 2019 10:59 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 02 320 2099488 kembali-berulah-bos-taksi-malaysia-kenapa-anak-muda-kerja-tanpa-gaji-tetap-di-gojek-Iij5H95fun.jpg Shamsubahrin Ismail (Foto: FreeMalaysiaToday)

JAKARTA - Pendiri Big Blue Taxi Services Datuk Shamsubahrin Ismail kembali viral, kali ini ia membuat video yang ditujukan untuk pemerintahan Indonesia. Selain itu, diselipkan pula mengenai protes terhadap Gojek di Malaysia.

Dia menganggap bahwa pemerintahan Indonesialah yang salah karena sudah membuat rakyatnya miskin, sehingga pemerintahan Malaysia mengikuti jejak Pemerintahan Indonesia.

Dia juga mengatakan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) Malaysia yang bekerja di Gojek tidak mendapat gaji tetap. Dia menilai hal itu dikarenakan pemerintahan Malaysia telah mengikuti jejak pemerintahan Indonesia.

 Baca juga: Usai Minta Maaf, Bos Taksi Malaysia Berulah Lagi Sebut Pemerintah Indonesia Bersalah

"Pemerintah Indonesia yang salah, jadi pemerintah di Malaysia mengikut jejak kesalahan yang dilakukan pemerintah Indonesia. Kenapa harus kita membiarkan anak muda kita Malaysia, bekerja tanpa gaji tetap untuk bawa Gojek?" ujarnya dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @Lambe_Turah, Senin (2/9/2019).

 Pendiri Big Blue Taxi Services Shamsubahrin Ismail

Video berdurasi 40 detik tersebut, terlihat dirinya sedang mengendarai mobil. Video viral ini sudah ditonton mencapai 1,855,465 pengguna Instagram dan mendapat 15,594 komentar dari masyarakat Indonesia.

 Baca juga: Fakta-Fakta di Balik Penghinaan Bos Taksi Malaysia Kepada Gojek

Padahal sebelumnya, Datuk Shamsubahrin Ismail sebelumnya sudah meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas video viral yang sudah beredar lebih dulu, tapi ternyata ia membuat onar lagi dengan memberikan pernyataan yang membuat masyarakat tambah geram dibuatnya.

Seperti diketahui, dirinya menyatakan penolakan terhadap keputusan Pemerintah Malaysia yang memberikan izin kepada Gojek. Video berdurasi 59 detik itu kemudian viral karena salah satu pernyataan Shamsubahrin yang menuding layanan Gojek hanya untuk negara miskin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini