Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Standarisasi Operasional Pasar Tradisional Versi China

Delia Citra , Jurnalis-Kamis, 12 September 2019 |04:14 WIB
Ini Standarisasi Operasional Pasar Tradisional Versi China
Pasar Tradisional di Hangzhou, China (Foto: Okezone.com/Dani Jumadil Akhir)
A
A
A

JAKARTA - Pasar tradisional memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat China dari satu generasi ke generasi lainnya dan telah hadir sebelum Tembok Besar China berdiri.

Biasanya pasar tradisional identik dengan lantai yang becek serta aroma yang kurang sedap. Karenanya, tidak jarang masalah-masalah terkait kebersihan membuat naik turunnya kualitas pelayanan hingga pelanggan.

Di Luo Jia Zhuang Wet Market, Hangzhou, China, sangat berbeda jika dibandingkan dengan pasar tradisional di Jakarta yang masih becek dan kotor. Pasar becek dan kotor juga pernah diutarakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berikut ada beberapa standarisasi operasional pasar tradisional agar naik kelas:

-Produk unggas tidak hanya harus dijual dalam lemari pendingin, namun di tiap cekernya memiliki tanda QR Code. Saat di-scan, bisa dilacak perjalanan unggas dari peternakan, rumah potong hingga ke pasar juga info tentang unggasnya seperti berat serta tanggal dan jam pemotongan.

-Di masing-masing gerai terdapat layar yang menampilkan foto dan indentitas pemilik toko, surat izin, harga eceran yang disarankan, status inspeksi BPOM dari produk yang dijual.

-Kantong plastik yang digunakan menggunakan bahan yang mudah terurai sehingga ramah lingkungan

Baca Selengkapnya: Canggihnya Pasar 'Becek' di Hangzhou, Ber-AC dan Bayar Pakai Aplikasi

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement