Ada 422 Transaksi Jastip hingga September 2019, Terbanyak dari 6 Negara Ini

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Jum'at 27 September 2019 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 27 320 2110132 ada-422-transaksi-jastip-hingga-september-2019-terbanyak-dari-6-negara-ini-tsP5cb38Q1.jpg Bea Cukai soal Bisnis Jastip (Foto: Okezone.com/Dias)

JAKARTA - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengungkapkan bahwa Bea Cukai berhasil menertibkan 422 transaksi jastip (jasa titip) hingga per 25 September 2019.

Pasalnya, jastip terus menjamur dan menjadi favorit orang-orang untuk mendapatkan barang dari luar negeri.

"Di Bandara Soekarno-Hatta aja kita bisa melakukan 422 penindakan hingga 25 September 2019. Barang-barang yang menjadi favorit dari jastip itu seperti pakaian, kosmetik, tas, sepatu, handphone baru yang belum rilis di Indonesia," ungkapnya di Gedung Sulawesi Kantor Pusat Bea Cukai, Jumat (27/9/2019).

 Baca Juga: Pelaku Jastip Kerap Kelebihan Barang, Ingat Maksimal Rp7,25 Juta

Selain itu, Heru juga mengatakan lokasi-lokasi yang paling sering menjadi destinasi dari jastip seperti Singapura hingga Australia. Setidaknya terdapat 6 negara.

"Barangnya dari beberapa negara yang menjadi sentra-sentra elektonik dan fashion dunia. Contohnya Bangkok (Thailand), Singapura, Guangzhou (China), Abu Dhabi (UEA), Hong Kong (China), dan Australia," katanya.

Baca Juga: Suka Duka Jastip, dari Pelanggan Kabur hingga Susah Ditagih

Sebagai informasi, petugas Bea Cukai mampu mencium barang-barang jastip yang tidak mematuhi peraturan melalui informasi dari masyarakat serta analisis petugas. Dia harap, pebisnis jastip bisa bersaing secara sehat dengan pebisnis lainnya.

 Bea Cukai

(dni)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini