Astra Sebar Dividen Rp57 per Saham pada 30 Oktober

Delia Citra, Jurnalis · Selasa 01 Oktober 2019 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 01 278 2111409 astra-sebar-dividen-rp57-per-saham-pada-30-oktober-MbI8GVBc6i.jpg Ilustrasi Pergerakan Saham. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA- PT Astra International Tbk membagikan dividen dan membayar dividen interim untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp57 per saham.

Secara detail, jadwal pembagian dividen interim Astra yakni Cum Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi pada 4 Oktober 2019, Ex Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi pada 7 Oktober 2019.

Baca Juga: Penjualan Mobil Turun, Laba Bersih Astra Tergerus 6% Jadi Rp9,8 Triliun

Sementara itu, Cum Dividen Interim di Pasar Tunai pada 8 Oktober 2019, Ex Dividen Interim di Pasar Tunai pada 9 Oktober 2019. Adapun, Recording Date pada 8 Oktober 2019 dan Pelaksanaan Pembayaran Dividen Interim pada 30 Oktober 2019.

Dalam keterbukaan informasi, Selasa (1/10/2019), berikut tata cara pembayaran dividen interim. Pertama, dividen interm akan dibagikan kepada pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 8 Oktober 2019.

Grafik Ekonomi

Kedua, pembayaran Dividen Interim bagi pemegang saham yang sahamnya masih menggunakan warkat (fisik) pembayaran Dividen Interim akan dilakukan dengan pemindahbukuan ke rekening pemegang saham yang telah diberitahukan nama bank serta nomor rekeningnya Biro Administrasi Efek Perseroan.

Baca Juga: Astra Rogoh Rp1,7 Triliun Akuisisi 44,5% Tol Sumo

Pemegang saham yang sahamnya tercatat dipenitipan kolektif pembayaran akan dilakukan melalui KSEI dan pemegang saham akan menerima pembayaran dari pemegang rekening KSEI yang bersangkutan.

Ketiga, Dividen Interim yang akan dibagikan dikenakan pajak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, pemegang saham juga diminta untuk menyerahkan dokumen.

Bagi pemegang saham yang merupakan Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang belum mencantumkan NPWP, diminta untuk menyampaikan copy NPWP kepada KSEI dan RSR. Sedangkan, bagi pemegang saham yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang sahamnya dimasukkan dalam penitipam kolektif KSEI atau tidak dimasukkan dan yang pemotongan pajaknya akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B), wajib memenuhi persyaratan tentang Pajak Penghasilan serta menyampaikan Surat Keterangan Domisili (SKD) kepada KSEI atau SRS.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini