nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Daya Saing Masih Kalah, Daendels RI Tetap Geber Infrastruktur

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 01 Oktober 2019 17:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 01 320 2111617 daya-saing-masa-kalah-daendels-ri-tetap-geber-infrastruktur-zsCc0f1wmv.jpg Daendels RI Tetap Geber Infrastruktur (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut jika pembangunan infrastruktur merupakan salah satu langkah logis untuk meningkatkan daya saing. Apalagi saat ini, meskipun pembangunan sudah digencarkan namu peringkat daya saing Indonesia masih kalah dari negara tetangga lainnya.

 Baca Juga: Ketika Sri Mulyani Puji Menteri Basuki sebagai Daendels Indonesia

Asal tahu saja, berdasarkan data tahun 2018, peringkat daya saing Indonesia berada diangka 52. Angka ini naik 9 tingkat jika dibandingkan peringkat daya saing Indonesia di tahun 2013.

"Daya tahan Indonesia sangat tergantung pada ketangguhan infrastruktur yang kita miliki, di kota, di desa, di kawasan pedalaman, di kawasan perbatasan, serta pulau-pulau terluar dan terdepan," ujarnya di Jakarta, Senin (1/10/2019).

 Baca Juga: Diibaratkan Daendels oleh Jokowi, Menteri PUPR Tersenyum

Menurut Basuki, terus meningkatnya peringkat daya saing Indonesia maka akan semakin memudahkan untuk berkompetisi dengan negara lainnya. Salah satu contohnya adalah masalah investasi yang selama ini banyak dikeluhkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Daya tahan ini terbukti dengan bertahannya Indonesia dalam stagnasi ekonomi dunia lima tahun terakhir ini," ucapnya.

 Infrastruktur

Asal tahu saja, pada tahun ini pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi dapat menembus angka 5,08%. Menurut Basuki angka ini disebut-sebut lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi negara maju lainnya.

"Sumber pertumbuhan yang didorong oleh investasi pemerintah dalam bidang infrastruktur serta pembiayaan pemerintah melalui skema KPBU infrastruktur memberikan kontribusi penting dalam pertumbuhan ekonomi tersebut," katanya.

 Infrastruktur

Oleh sebab itu, Basuki mengatakan, pembangunan infrastruktur akan terus dilanjutkan pada masa periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo. Bukannya hanya infrastruktur besar saja yang akan dibangun, melainkan akses menuju daerah lainnya akan dilakukan oleh pemerintah.

"Di samping itu, juga dipastikan bahwa infrastruktur harus dihubungkan dengan kawasan industri rakyat, industri kecil, kawasan ekonomi khusus, kawasan pariwisata dan kawasan pertumbuhan lain," kata Basuki yang kerap diibaratkan Daendels Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini