nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembangunan Berkelanjutan Butuh Inovasi Pendanaan Selain APBN, Apa Saja Opsinya?

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 12:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 08 320 2114215 pembangunan-berkelanjutan-butuh-inovasi-pendanaan-selain-apbn-apa-saja-opsinya-CjyeE1ZZGA.jpeg Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: Okezone.com/Yohana)

JAKARTA - Pemerintah menekankan pentingnya peran berbagai pihak dalam pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Keterlibatan itu bukan hanya soal pengerjaan program, namun juga pada pembiayaannya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegero menyatakan, perlu adanya peningkatan keterlibatan sektor bisnis, filantropi, organisasi non-pemerintah, dan generasi muda dalam inovasi pembiayaan untuk SDGs.

Baca Juga: Menhub Buka-bukaan soal Pentingnya Peran Swasta di Bandara

"Pelaksanaan SDGs telah mencapai tahun keempat dan kami menyadari masih banyak tugas yang harus dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh pemangku kepentingan sampai 2023," ujar Bambang dalam pembukaan SDGs Annual Conference 2019 terkait Laut Berkelanjutan di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Dia menyatakan, untuk mencapai 17 tujuan dalam roadmap SDGs tak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga pihaknya membentuk SDGs Financing Hub. Unit di bawah Bappenas ini bertugas untuk mengkoordinasi pembiayaan bagi program SDGs di Indonesia.

Bambang Brodjonegoro Hadiri 3rd Astra Green Energy Summit 2018 

"Jadi kami melakukan identifikasi terkait sumber-sumber pembiayaan dan rencana aksi. Kami tidak mengumpulkan uang, namun mempertemuan sumber dana dengan rencana aksi dalam SDGs," jelas Bambang.

Mantan Menteri Keuangan itu mengatakan, SDGs Financing Hub di antaranya akan mengkoordinasikan dana-dana proyek SDGs dari zakat, CSR (corporate social responsibility) perusahaan, filantropi, hingga crowdfunding (dana dari masyarakat).

Bambang Brodjonegoro dalam Seminar Nasional

Selain dana non pemerintah, SDGs financing hub juga akan mengkoordinasi dana dari APBN, juga pembiayaan lewat swasta dan pemerintah baik melalui pembiayaan investasi non anggaran (PINA) dan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

"SDGs tidak akan dapat tercapai hanya oleh upaya pemerintah saja, namun perlu keterlibatan seluruh pihak dan didukung oleh gerakan masyarakat menuju SDGs," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini