nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penerimaan Pajak Bisa Tembus Rp2.000 Triliun?

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 15:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 10 20 2115267 penerimaan-pajak-bisa-tembus-rp2-000-triliun-16DFlVGVmN.jpg Target Penerimaan Pajak (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Target penerimaan perpajakan dari tahun ke tahun terus meningkat. Lihat saja, dalam 5 tahun terakhir, target penerimaan perpajakan terus naik setiap tahunnya, namun tidak pernah capai target.

Pada tahun 2014, target penerimaan perpajakan sebesar Rp1.146 triliun. Di tahun 2015, target penerimaan pajak mulai meningkat ke angka Rp1.240 triliun. Setelah itu, di tahun 2016 naik tipis ke angka Rp1.285 triliun.

 Baca Juga: Wacana 'Cerai' dari Kemenkeu, Presiden Bisa Akses Langsung ke Ditjen Pajak

Barulah pada 2017 target penerimaan pajak meningkat drastis ke angka Rp1.472 triliun, disusul dengan target penerimaan pajak di tahun 2018 sebesar Rp1.618 triliun hingga tahun ini sebanyak Rp1.786 triliun.

Meski target penerimaan perpajakan terus menunjukkan performa yang positif, namun tetap saja ada kekurangan. Hal ini diungkapkan oleh salah seorang praktisi bisnis Roy Sembel. Dia mengatakan kalau potensi pajak sebenarnya masih bisa lebih tinggi lagi.

"Sebenarnya potensi pajak Indonesia besar. Kita sedang memasuki era yang berbeda. Terjadi digitalisasi, industri 4.0, dan lain-lain. Dari segi perpajakan sudah ada kenaikan dalam 5 tahun terakhir," katanya. di Restoran Tjikinii Lima, Kamis (10/10/2019).

 Baca Juga: Banyak Masalah, Ini Kriteria Ideal Sosok Dirjen Pajak

"Meski sudah meningkat, masih ada gap yang lebih ideal. Maka dari itu perlu ada pendekatan inovasi yang perlu dilakukan dengan baik," lanjut Roy.

 Nilai Tukar Rupiah Masih Menguat 24 Poin di Level Rp14.052

Menurut Roy, perpajakan Indonesia sudah bagus, program yang diterapkan sudah berjalan. Namun masih harus bekerja lebih keras lagi agar gap ini bisa tertutupi.

"Kalau dilihat dari angka, ada perbaikan (penerimaan pajak) soalnya naik. Tapi perbaikan itu belum cukup. Masih ada ruang untuk perbaikan yang lebih besar lagi. Asal kita ketemu orang dan strategi yang lebih pas. Sekarang udah jalan programnya, tapi masih ada ruang yang lebih luas lagi," tuturnya.

"Kenaikan sudah terjadi, tapi potensinya belum tercapai. Baru Rp1.700-an triliun padahal harusnya Rp2.000an triliun," katanya.

 Pajak

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini