JAKARTA - Pada pekan ini kinerja PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) disoroti bahkan disindir langsung Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. Jonan menilai PLN kurang kreatif dalam memberikan pelayanan pada pelanggan.
Padahal kata Jonan, gaji para direksi PLN lebih besar daripada menteri. Namun, dalam membuat inovasi, PLN masih malas.
Baca Juga: Menteri Jonan: Kalau PLN Mau Umurnya Panjang, Jangan Blackout Lagi
Okezone merangkum sejumlah fakta-fakta menarik terkait kinerja PLN yang disindir Menteri Jonan, Sabtu (12/10/2019):
1. PLN Kurang Kreatif
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk lebih kreatif dalam melayani pelanggan. Dirinya menilai PLN terlalu nyaman sebagai satu-satunya perusahaan listrik yang ada di Indonesia.

2. PLN Perusahaan Monopoli
Menteri Jonan menilai, status sebagai perusahaan yang monopoli dalam menjual listrik membuat PLN malas untuk berinovasi. Padahal, invoasi dibutuhkan masyarakat akan dengan sendirinya membeli listrik dari perusahaan listrik plat merah ini.
Baca Juga: Menteri Jonan Pertanyakan PLN Tak Ramaikan Kendaraan Listrik
"Saya menganjurkan PLN hampir satu-satunya atau mayoritaslah penjual masyarakat, lebih kreatif untuk membuat PLN ini bukan seperti perusahaan yang merasa monopoli. Kalau orang merasa monopoli sebenarnya batasan layanannya langit, karena enggak ada saingannya," ujarnya.