nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekonomi Global Tak Pasti, Pilih Investasi Reksa Dana atau Obligasi?

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 24 Oktober 2019 10:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 24 20 2121074 ekonomi-global-tak-pasti-pilih-investasi-reksa-dana-atau-obligasi-hyEGdVBnfh.jpg Laporan Keuangan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Dalam tiga bulan terakhir, Bank Indonesia (BI) melakukan penurunan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 75 basis poin (bps) dari 6% menjadi 5,25 %. Diambil dari siaran pers BI September lalu, kebijakan tersebut konsisten dengan perkiraan inflasi yang tetap rendah di bawah titik tengah sasaran dan imbal hasil investasi aset keuangan domestik yang tetap menarik, serta sebagai langkah pre-emptive untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah kondisi ekonomi global yang melambat.

Baca Juga: Ingin Investasi Reksa Dana? Ini Plus hingga Minusnya

Kebijakan penurunan suku bunga yang dilakukan oleh BI juga diikuti oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menurunkan suku bunga penjaminan simpanan Rupiah pada bank umum sebesar 0,25% menjadi 6,50%. Pada akhirnya, kondisi tersebut tentunya akan berdampak terhadap imbal hasil yang diterima oleh nasabah.

Direktur Utama PT Danareksa Investment Management (DIM) Marsangap P Tamba mengatakan, pasar obligasi tentunya mendapat berkah tersendiri dengan tren penurunan suku bunga yang terjadi saat ini, khususnya Obligasi Pemerintah.

rupiah

“Kami melihat sampai dengan akhir tahun 2019, pasar masih akan dipenuhi oleh volatilitas yang tinggi karena isu perang dagang yang belum mereda serta kebijakan suku bunga rendah dari bank sentral guna menetralkan efek negatif dari perang dagang,” ujar Marsangap, Kamis (24/10/2019).

Konsensus memperkirakan mayoritas Bank Sentral, seperti Amerika Serikat, Eropa dan juga negara lain akan kembali melakukan 1 kali penurunan suku bunga acuan di sisa tahun 2019. Sementara Bank Indonesia diperkirakan juga akan melakukan langkah serupa mengingat nilai tukar mata uang Rupiah yang stabil.

Baca Juga: Dear Milenial, daripada Boros Cek Tips Investasi Modal Rp10.000

“Dengan melihat kondisi sebagaimana tersebut di atas, investasi pada Reksa Dana Pendapatan Tetap merupakan instrumen investasi yang tepat. Ada 2 Reksa Dana Pendapatan Tetap unggulan yang dapat menjadi pilihan bagi investor untuk melakukan investasi, yaitu Danareksa Melati Pendapatan Utama dan Danareksa Melati Premium DoLlar,” kata dia.

Berdasarkan data infovesta per tanggal 30 September 2019, Danareksa Melati Pendapatan Utama memberikan imbal hasil 1 tahun sebesar 16,71 % unggul atas tolok ukurnya infovesta fixed income fund index (rata-rata kinerja Reksa Dana Pendapatan Tetap) yang memberikan imbal hasil sebesar 8,92 %.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini