nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyaluran Pinjaman Online Tembus Rp54,7 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 13:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 29 320 2123093 penyaluran-pinjaman-online-tembus-rp54-7-triliun-Ir2EesFWlA.jpg Ilustrasi Fintech. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pinjaman fintech peer to peer lending atau pinjaman online mencapai Rp54,7 triliun per 31 Agustus 2019.

Baca Juga: Siapkan Digital Payment, MNC Siap Masuk ke Pasar Fintech

"Hingga Agustus 2019, penyaluran pinjaman fintech capai Rp54,7 triliun dengan jumlah peminjam 530.385," ujar Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan OJK Tongam Lumban Tobing, pada acara “Seminar Nasional Pinjaman Fintech” di Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Fintech

Kemudian, lanjut dia, ada sekitar 207.507 peminjam merupakan entitas. Sedangkan jumlah pemberi pinjaman 12,8 juta. "Di mana 4,4 juta merupakan pemberi pinjaman yang berasal dari entitas," tutur dia.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Menjamurnya Pinjaman Online Ilegal

Sebelumnya, industri financial technology (fintech) mulai menjajah bisnis perbankan. Fenomena ini sudah sangat nyata di kehidupan sehari-hari masyarakat. Contohnya, lebih mudah meminjam uang di fintech dibandingkan di bank.

Progres perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekonomi digital diikuti dengan munculnya berbagai penyedia jasa dan produk finansial berbasis online. Tumbuh kembang ekosistem finansial digital diharapkan dapat meningkatkan inklusi dan literasi keuangan.

Proses pengajuan hingga pencairan dana yang mudah dan instan membuat fintech menjadi solusi pinjam uang yang diminati konsumen, khususnya warganet yang sudah terbiasa dengan solusi instan.

Namun, kondisi ini juga memicu munculnya banyak permasalahan, mulai dari menjamurnya fintech ilegal tak berizin, bunga tinggi yang menjerat nasabah, cicilan pinjaman yang tak terbayar, hingga pengalaman buruk nasabah tentang perilaku debt collector.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini