nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menpan RB Janji Pangkas Jabatan Eselon III, IV dan V Tahun Depan

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2019 13:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 30 320 2123572 menpan-rb-janji-pangkas-jabatan-eselon-iii-iv-dan-v-tahun-depan-0tYBAQu2EA.jpg Menpan RB Tjahjo Kumolo (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo berencana memangkas jabatan pada birokrasi hanya sampai eselon II saja. Hal ini disampaikn Jokowi dalam pidato pelantikan Presiden periode 2019-2024.

Menanggapi hal tersebut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Tjahjo Kumolo mengatakan, pihaknya siap untuk menjalankan pemangkasan jabatan tersebut. Direncanakan pemangkasan akan dilakukan pada tahun depan.

 Baca juga: Fakta Pemangkasan Eselon, Bagaimana Nasib 440.000 Pejabat Kementerian?

Menurutnya, pemangkasan jabatan eselon membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Karena hal ini menyangkut dari jabatan banyak Kementerian Lembaga dan instansi di daerah.

 Tjahjo Kumolo

"KemenPAN-RB strategis, karena kita miliki amanat saat pelantikan presiden, adalah masalah eselonisasi yang harus disederhanakan," ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Kemenpan RB, Jakarta, Rabu (30/10/2019)

 Baca juga: Pendaftaran CPNS 2019, Pelamar Bisa Protes Jika Tak Lolos Seleksi Administrasi

Nantinya lanjut Tjahjo, jabatan eselon III, IV dan V akan digantikan pada jabatan fungsional. Namun hal tersebut membutuhkan kajian dan diskusi lebih mendalam mengenai fungsi dari jabatannya.

"Kita mau pangkas dua dan digantikan jabatan fungsional, target saya eselonisasi itu paling lama setahun selesai," ucapnya.

 Baca juga: Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka 14 Hari, 11-25 November

Sebagai permulaan , dirinya akan memangkas jabatan eselon III , IV Dan V di lingkungan Kemenpan RB terlebih dahulu. Hal ini dilakukan sebagai percontohan atau trigger sebelum pemangkasan dilakukan pada tahun depan

"Saya mulai dari KemenPAN-RB, yang bulan ini eselon III dan IV dipangkas," ucapnya.

Menurut Tjahjo, perampingan jabatan dengan digantikan jabatan fungsional ini adalah untuk mengoptimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki. Selain itu, kinerja juga akan menjadi lebih efisien.

"Yang empat mau dipangkas dua dan digantikan jabatan fungsional, intinya untuk menghargai keahlian," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini