Siap-Siap, Tarif Cukai Vape Naik Lagi

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 08:41 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 14 20 2129653 siap-siap-tarif-cukai-vape-naik-lagi-VSYPgz2ACr.jpg Vape (Shutterstock)

LABUAN BAJO - Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan memberi sinyal akan menaikkan tarif cukai rokok elektronik atau biasa disebut vape. Saat ini tarif cukai pada likuid vape sebesar 57%.

Kenaikan tarif cukai vape sejalan dengan naiknya tarif cukai rokok konvensional yang mulai berlaku 1 Januari 2020.

 Baca juga: Walmart Hentikan Jual Rokok Elektrik

"Saya kira inline saja dengan policy tarif cukai rokok konvensional, Jika (cukai) rokok konvensional naik maka vape akan mengikuti," kata Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi di Labuan Bajo, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

 Vape

Kenaikan cukai vape ini paralel dengan kenaikan cukai rokok konvensional yang mulai berlaku 1 Januari 2020. Namun, untuk besaran kenaikan tarif cukai vape masih akan dibahas lebih lanjut.

 Baca juga: Sahamnya Dibeli Rp551 Triliun, Kekayaan Pembuat Rokok Elektrik Ini Melonjak Drastis

"Mengenai berapanya (cukai vape naik) tunggu sebentar, 1-2 bulan lagi," kata Heru.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akhirnya secara resmi menaikkan cukai rokok. Kenaikan tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 152/2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 146/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau.

 Baca juga: Dilegalkan, Vape Indonesia Setara dengan Inggris dan Selandia Baru

Aturan kenaikan cukai rokok telah ditandatangani Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pada 18 Oktober 2019.

Aturan menjelaskan jika Batas waktu pelekatan pita cukai yang telah dipesan dengan tarif masih dapat dilekatkan paling lambat tanggal 1 Februari 2020. Ini tertuang dalam pasal 2 ayat ii dari aturan tersebut.

Kenaikan tarif cukai dan rokok diterapkan secara bervariasi. Baik untuk Sigaret Kretek Mesin (SKM), Sigaret Putih Mesin (SPM), Sigaret Kretek Tangan (SKT). Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2020 dengan kenaikan harga jual eceran rokok rata-rata 35%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini