nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aset First Travel Disita, Ini Tanggapan Kemenkeu

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 18 November 2019 21:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 18 20 2131465 aset-first-travel-disita-ini-tanggapan-kemenkeu-uSEYm7SVQN.jpg First Travel (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan aset milik First Travel bisa disita oleh negara jika hal tersebut memang menjadi putusan dalam sidang. Aset tersebut dapat disita dan menjadi barang milik negara (BMN).

Meski demikian, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan inkrah atau berkekuatan hukum tetap dari pengadilan.

 Baca juga: Masuk Investasi Bodong, Kemenag Sebut First Travel Peroleh Akreditasi B

"Kalau keputusan pengadilan disita, ya itu jadi barang rampasan, menjadi barang milik negara. Tetapi kita harus cek apakah sudah inkrah atau enggak," ujar Isa ditemui di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (18/11/2019).

 First Travel

Seperti diketahui, persidangan kasus First Travel telah selesai. Putusan pengadilan menetapkan aset First Travel harus dirampas oleh negara berdasarkan putusan kasasi Nomor 3096 K/Pid.Sus/2018.

 Baca juga: Dituding Terlibat dalam Kasus First Travel, Kemenag : Suruh Buktikan Saja

Hal ini berbeda dari permintaan jamaah yang ingin aset tersebut dikembalikan ke mereka. Berdasarkan tuntutan awal, barang bukti dan uang yang disita dari First Travel dapat dikembalikan kepada para korban.

Isa pun menekankan, langkah yang akan diambil pemerintah terhadap aset First Travel hanya berdasarkan keputusan pengadilan. "Kemenkeu mengikuti keputusan pengadilan saja, soalnya itu permasalahan hukum. Ini kan juga baru pengadilan pertama, jadi kami tunggu saja sampai inkrah," tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini