JAKARTA – Emirates telah memesan 50 jet Airbus A350, maskapai buatan Dubai di Dubai Air Show. Pesanan 50 pesawat jet A350 itu senilai USD16 miliar atau Rp224 triliun (Kurs Rp14.000 per USD), tetapi pada harga itu biasanya mendapat diskon yang disepakati oleh kedua belah pihak.
Tadinya Emirates ingin membeli 70 pesawat dengan rincian 40 pesawat jet A350 dan 30 jet A330. Tetapi pesanan itu pesawat jenis A330 dibatalkan dan menggenapkan pesanan pesawat jet A350 menjadi 50 unit.
CEO Airbus Guillaume Faury mengatakan bahwa kapal induk pembuat pesawat multinasional Eropa A380 sekarang akan memiliki "Adik yang lebih muda namun sangat berbakat dalam keluarga Emirates."
Baca juga: Pesawat Airbus Laris Manis di Paris Air Show 2019
A350 adalah keluarga dari pesawat jet berbadan lebar bermesin ganda, sedangkan A380 adalah pesawat yang dapat membawa penumpang terbanyak di dunia. 50 pesawat yang dipesan oleh Emirates adalah maskapai A350-900, yang menampung antara 300 dan 350 penumpang.
"Melengkapi pesawat jenis A380 dan pesawat jenis 777, maskapai A350 akan memberi kami fleksibilitas operasional tambahan dalam hal kapasitas, jangkauan, dan penyebaran," kata Ketua dan Kepala Eksekutif Emirates Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum seperti dilansir CNBC, Selasa (19/11/2019).

"Pada dasarnya, kami memperkuat bisnis kami untuk menyediakan layanan transportasi udara yang efisien dan nyaman,” lanjut dia.
Awalnya penjualan pesawat A330 pada hari pertama pameran kedirgantaraan Timur Tengah, Dubai Airshow cukup mengecewakan.
CEO Emirates menolak untuk membahas alasan di balik pembatalan pesanan maskapai A330, ia bahkan mengatakan A330 tidak dibahas. Pesawat A330-900 adalah jenis yang berbeda sedikit dari A350-900, membawa lebih sedikit penumpang dan dengan kecepatan jelajah yang sedikit lebih lambat. A350 lebih mahal tetapi lebih ringan, yang berarti lebih sedikit biaya bahan bakar dan lebih banyak penghematan dari waktu ke waktu.