Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duet Ahok-BGS: Ubah Sistem Bisnis Pertamina

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 27 November 2019 |12:30 WIB
   Duet Ahok-BGS: Ubah Sistem Bisnis Pertamina
Duet Ahok-BGS (Foto: Okezone.com/Taufik)
A
A
A

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyebut akan mengubah sistem bisnisnya. Salah satunya yakni Pertamina bisa bisa memanfaatkan bisnis energi ramah lingkungan.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri BUMN sekaligus Wakil Komisaris Utama Pertamina Budi Gunadi Sadikin di acara Pertamina Energy Forum di Jakarta hari ini. Sementara itu, Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama telat diangkat menjadi Komut di Pertamina.

Baca Juga: Komisi VII Panggil Menteri ESDM hingga Pertamina Bahas Energi Ibu Kota Baru, Ada Ahok?

Menurutnya saat ini Pertamina masih bergantung pada bisnis energi yang berasal dari fosil.

"Saya masih baru sebagai wakil komisaris utama Pertamina. Ya mungkin harus diubah dikit energi sistem dari sisi production dan distribution. Sistem berubah, menjadi source primary energy dulu sebagian besar fosil. Sekarang diganti dengan other source," ujar dia, Rabu (27/11/2019).

Dia menjelaskan salah satu energi ramah lingkungan yang akan dijalankan Pertamina yaitu energi tenaga surya atau solar energi.

"Jadi, feeling aku mungkin dibuat telekomunikasi, kita mau bikin power plant yang besar, efisien, kemudian tarik kabel dari seluruh pulau di Indonesia," ungkap dia.

Baca Juga: 6 Fakta Ahok di Hari Pertama sebagai Komut Pertamina

Mantan Dirut Inalum itu, mengatakan bahwa pihaknya akan mengembangkan bisnis energi biomassa di Pertamina. Di mana Indonesia bisa menghasilkan energi biomassa dari sampah tumbuhan hutan tropis.

"Tiap hari bikin sampah juga kenapa tak dipakai. Kita tropical forest, di mana pohon tumbuh cepet, daun gugur cepet. Itu kan bisa dimasukin," pungkas dia.

Ahok

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement