nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

20.000 Ton Beras Bakal Dibuang, Ini Penjelasan Bos Bulog

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 08:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 03 320 2137220 20-000-ton-beras-bakal-dibuang-ini-penjelasan-bos-bulog-bkkis5BOut.jpg Buwas soal Buang Beras (Foto: Okezone.com/Taufik)

JAKARTA - Perum Bulog akan melepas stok beras yang sudah mengalami turun mutu sebanyak 20.000 ton cadangan beras pemerintah (CBP).

Pelepasan itu melalui pemeriksaan Iaboratorium yang direkomendasi Badan Ketahanan Pangan Kementan dan BPOM.

Baca Juga: Beras di Gudang Bulog Numpuk Ratusan Ribu Ton, Kok Bisa?

Dirut Bulog Budi Waseso mengatakan bahwa beras yang mengalami turun mutu itu masih memiliki manfaat dengan melakukan pengolahan, penukaran dan penjualan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Serta dihibahkan untuk bantuan kemanusiaan. Hal tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri Pertanian nomor 38 Tahun 2018 tentang pengelolaan cadangan beras pemerintah," ujar Budi di Gedung Bulog Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Baca Juga: PNS Jadi Target Pasar Eksklusif untuk Pembelian Beras Bulog

Menurut pria yang akrab disapa Buwas ini, penyerapan gabah dan beras yang dilakukan Bulog ini dalam rangka penugasan pemerintah, maka sesuai UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN.

"Maka apabila ada potensi kerugian atas penugasan akan ada kompensasi. Jadi Bulog tidak pernah minta-minta ganti rugi hanya berdasarkan regulasi saja," ungkap Buwas.

Buwas menambahkan, beras yang masuk ke gudang Bulog telah melalui proses pemeriksaan kualitas oleh surveyor independen, dan perawatan kualitas dalam gudang.

"Sesuai dengan SOP yang berlaku sehingga beras selalu dalam kondisi segar dan baik," katanya.

 Perum Bulog Targetkan 1 Juta Ton Beras untuk Bulan Juli-September

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini