nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Pekerjaan PNS yang Bisa Dikerjakan di Rumah

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 16:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 03 320 2137481 ini-pekerjaan-pns-yang-bisa-dikerjakan-di-rumah-EnZLgT4UiQ.jpg PNS (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tengah merumuskan kebijakan mengenai flexibel work. Lewat kebijakan ini memungkinkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja dari luar kantor.

Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Waluyo Martowiyoto mengatakan ada beberapa pekerjaan yang nantinya diperkenankan untuk mereka dari rumah. Sebagai salah satu contohnya adalah analis kebijakan, karena menurutnya, pekerjaan seperti analis kebijakan tidak perlu datang ke kantor untuk merumuskan kebijakan.

 Baca juga: 7 Kementerian Lembaga Bisa Kerja dari Rumah, dari Kemenkeu hingga KPUPR

"Tadi kan salah satunya kan. Satu apakah jenis pekerjaannya bisa dikerjakan dari rumah, umpamanya kalau analis kebijakan periset kan bisa," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), Jakarta, Selasa (3/12/2019).

 PNS

Hanya saja lanjut Waluyo, skema ini hanya dilakukan untuk PNS yang memiliki kinerja moncer saja. Dalam setiap organisasi dan instansi diberikan jatah hanya 20% saja yang diperbolehkan untuk kerja dari luar kantor.

 Baca juga: 3.705 Pelamar CPNS BKN Bersaing Perebutkan 180 Formasi

"Ini masih akan dibuat ya konsepnya dalam seminggu itu mungkin ada satu yang mugnkin bisa kerja dirumah. Tapi bagi mereka yang kinerjanya sudah kita anggap bagus. Ini termasuk reward barangkali yang 20%," kata Waluyo.

Menurut Waluyo, alasan hanya 20% saja yang diberikan keistimewaan tersebut adalah karena kinerjanya yang sudah terbukti. Karena jika ASN yang memiliki kinerja buruk diberikan keistemewaan tersebut dikhawatirkan akan menganggu kinerja secara keseluruhan.

 Baca juga: Kinerja PNS Dinilai dengan Sistem Pemeringkatan, Ini Skemanya!

"Mungkin kita berikan bagi mereka yang sudah berada dalam kategori exceed expectation. Kalau sudah exceed expectation berarti pengawasannya lebih kita tekanan pada outcome target-target," ucapnya.

Sementara bagi para PNS yang menempati jabatan dan pekerjaan yang sifatnya pelayanan maka tidak bisa bekerja di rumah. Karena pekerjaan ini mengharuskan PNS nya untuk datang langsung dan bertemu tatap muka dengan masyarakat.

"Tapi kalau orang yang bagian pelayanan langsung face to face kan enggak bisa dari rumah," ucapnya.

Nantinya para PNS yang menempati jabatan non pelayan juga diperbolehkan untuk datang terlambat. Hanya saja tetap saja PNS yang bersangkutan harus pulang lebih lama sesuai dengan tingkat dan berapa lama waktu telatnya.

"Kemudian mungkin dari sisi jam dan waktunya aja yang bisa datang lebih lambat satu jam atau 1,5 jam tapi pulangnya juga lebih lama 1 jam atau 1,5 jam. itu contohnya," jelasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini