nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peluang Investasi Green Building Capai Rp250.000 Triliun

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Jum'at 06 Desember 2019 17:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 06 470 2138844 peluang-investasi-green-building-capai-rp250-000-triliun-HoiO8LTSUP.jpg Ilustrasi Konsep Gedung Hijau. (Foto: Okezone.com/rchitecturedigest)

JAKARTA - International Finance Corporation (IFC) mengarahkan para investor untuk berinvestasi pada green building (bangunan gedung hijau). Pasalnya ada potensi besar yang menguntungkan dengan menanamkan dana pada green building ini.

Baca Juga: Kelebihan Green Building dibanding Gedung Biasa, Lebih Laku dan Hemat

Berdasarkan laporan IFC, kawasan Asia Pasifik akan dihuni oleh setengah dari populasi perkotaan di dunia. Diperkirakan akan terbentuk peluang investasi senilai USD17,8 triliun setara Rp250.000 triliun (kurs Rp14.047 per USD) . Tak heran, wilayah ini menjanjikan peluang investasi yang besar.

Green Building

"Potensi pembiayaan green building di Indonesia sebesar USD200 miliar dalam sepuluh tahun yang akan datang. Ini merupakan peluang besar yang memiliki dampak bagus ke depannya," ujar Chief Industry Specialist IFC Prashant Kapoor, dalam workshop “Greening The Future With Green Building Finance in Indonesia” di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan pada Jumat (6/12/2019).

Baca Juga: Apple Orchard di Singapura Jadi Bangunan Terhijau di Dunia

Dalam laporan IFC yang berjudul "Bangunan Gedung Hijau: Cetak Biru Keuangan dan Kebijakan untuk Pasar Negara Berkembang, Hingga Tahun 2030" menyatakan, green building di negara berkembang akan membuka peluang investasi senilai Rp24,7 triliun. Ini akan memacu pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pembangunan berkelanjutan.

Sebanyak 80 juta orang kelas menengah akan memasuki wilayah Asia dalam beberapa tahun yang akan datang. Maka dari itu, permintaan akan sebuah hunian semakin meningkat. Dengan membangun green building sebanyak itu, ini akan membuat pertumbuhan ekonomi negara akan meningkat.

IFC menekankan, mengoptimalkan peluang investasi green building dapat dilakukan dengan menggunakan model pembiayaan yang mumpuni dan teknologi yang mudah diimplementasikan oleh kita. Keuntungan dari green building ini tidak hanya dapat dirasakan oleh investor, namun juga perbankan, pengembang dan pemilik bangunan, hingga pemerintah.

IFC melakukan investasi banyak untuk green building, salah satunya di Indonesia. Dia mengatakan, potensi pembiayaan green building di Indonesia dalam sepuluh tahun mendatang kira-kira sebesar USD200 miliar setara Rp2,8 triliun (kurs Rp14.045 per USD).

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini