JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ekonomi Indonesia masih tumbuh di kisaran 5%. Ekonomi masih terimbas kondisi perekonomian global saat ini yang masih dalam kondisi tidak stabil.
Capaian pertumbuhan ekonomi ini pun tidak terlepas dari kinerja semua pihak. Oleh karena itu, Kepala Negara meminta pertumbuhan ekonomi sebesar 5% disyukuri oleh masyarakat.
Baca Juga: Libur Nataru hingga Belanja Kementerian Pacu Ekonomi RI di Kuartal IV
Menurutnya, ketidakpastian global saat ini masih mengintai perekonomian dunia. Misalnya perang dagang yang tak kunjung berakhir, lalu ancaman resesi ekonomi dunia hingga keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

"Saya kira apa yang kita usahakan di negara kita ini masih bisa tumbuh 5% lebih sedikit, ini kerja keras yang patut disyukuri," ujarnya dalam acara rakornas TPKD di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (10/12/2019).
Baca Juga: Jurus BI Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Bank Biayai Infrastruktur
Bahkan, lanjut Presiden, tidak semua negara di dunia seberuntung Indonesia. Beberapa negara yang semula memiliki ekonomi tinggi kini mulai terpuruk.
Sebagai contohnya negara seperti Amerika Serikat. Saat ini pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat berada dikisaran 2,1% pada kuartal III-2019.