nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahok Jadi Komut, Luhut: Sumber Kekacauan Paling Banyak Ada di Pertamina

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 10 Desember 2019 14:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 10 320 2140181 ahok-jadi-komut-luhut-sumber-kekacauan-paling-banyak-ada-di-pertamina-V8eXvlsyEP.jpg Menko Luhut soal Ahok (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, penunjukkan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) merupakan hal yang tepat. Menurutnya, Ahok memiliki kapabilitas mengisi jabatan tersebut.

"Pak Ahok itu akan sangat bagus mengawasi Pertamina. Kenapa? Karena sumber kekacauan paling banyak ada di sana, jadi biar saja dia di situ," ungkap Luhut dalam acara diskusi dengan media di kantornya, Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Baca Juga: Presiden Wanti-Wanti Ahok untuk Pangkas Impor hingga Berantas Mafia Migas

Luhut menyakini, dengan masuknya peran Ahok dalam perusahaan energi berplat merah tersebut dapat menyelesaikan persoalan yang ada. Meski, Luhut sendiri tak membeberkan secara detail persoalan apa yang sebenarnya ada di Pertamina.

"Saya bilang Pak Ahok 'itu lihat (persoalan banyak)'. Dia (Ahok) kan senang yang gitu-gituan, soal orang yang enggak suka diperiksa, yang enggak suka jujur," kata dia.

Baca Juga: Ditemani Ahok, Bos Pertamina Lapor B30 hingga Kilang ke Jokowi

Sebelumnya, Ahok telah melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait beberapa fokus Pertamina kedepan di bawah arahan Ahok.

 Ahok

Jokowi minta untuk membantu memangkas impor migas yang mana selama ini menjadi beban dari neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan (Current Account Defisit/CAD). Salah satunya adalah dengan mempercepat akselerasi penggunaan dari Biodiesel 20% (B20) dan B30.

Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga menitipkan pesan untuk Ahok mendorong Pertamina bisa meningkatkan produksi minyaknya (lifting migas). Karena sering kali, target lifting migas yang dipatok pemerintah sering tak tercapai sedangkan kebutuhan dalam negeri terus meningkat.

Maka untuk menggenjot lifting, Jokowi meminta Ahok memberantas mafia migas. Persoalan mafia migas ini memang menjadi isu hangat ketika Ahok ditunjuk sebagai Komisaris Utama Pertamina.

"Juga diminta untuk pembangunan kilang minyak baru, itu harus dalam masa 3-4 tahun. Masak kita enggak bisa bangun kilang minyak, kebangetan. Saya suruh kawal betul agar saya ikuti progresnya sampai mana," kata Jokowi.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini