JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian mempunyai 3 program strategis guna meningkatkan kesejahteraan petani.
Ketiga program strategis milik Kementerian Pertanian ini adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR), Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks), dan Pembentukan Komando Strategi (Kostra Tani).
Baca juga: Ada 88 Daerah Rentan Rawan Pangan, Ini Ciri-cirinya!
“SobaTani, Menteri Pertanian @syasinlimpo telah menyiapkan tiga program strategis untuk peningkatan kesejahteraan #PetaniKita. Yuk, bekerja bersama dan menuju #PertanianIndonesiaMaju. #panganuntuknegeri,” tulis Kementerian Pertanian melalui akun Instagram @kementerianpertanian, Jumat (27/12/2019).
Pada program Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini meliputi peningkatan kinerja sektor pertanian dari hulu ke hilir melalui akses yang lebih mudah. Program KUR ini diharapkan mampu menopang dan memperkuat potensi pertanian di daerah-daerah serta anggaran yang disediakan sebesar Rp50 triliun.
Baca juga: Mentan Syahrul Siap Tempur Lawan Mafia Pangan!
“Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) adalah langkah pemerintah untuk mengajak kepada seluruh pemegang kepentingan pembangunan pertanian agar bekerja dengan cara yang tidak biasa, memanfaatkan teknologi, inovasi, jejaring, dan kerja sama yang kuat, sekaligus dapat mengakses informasi terkait potensi komoditas ekspor di masing-masing daerah melalui aplikasi peta potensi ekspor dan IMACE,” lanjut Kementan.
Langkah terakhir ialah Pembentukan Komando Strategi (Kostra Tani). Langkah ini berupa komando yang akan memperkuat fungsi penyuluh sebagai ujung tombak pemantauan kondisi lapangan di tiap kecamatan, dikendalikan dengan artificial intelligence seperti pengendali AWR (Agricultural War Room), serta menyiapkan pengatur lalu lintas data pertanian yang bisa berubah-ubah setiap harinya.
Baca juga: Amran ke Syahrul Yasin Limpo, Jadi Mentan Harus Minum Pil Sabar
“Ketiganya harus saling terkait demi terwujudnya kesejahteraan petani,” ungkap Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.