Share

Penggunaan B30 dapat Kurangi Ketergantungan Impor, Ini Faktanya!

Hairunnisa, Jurnalis · Senin 30 Desember 2019 03:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 29 320 2147194 penggunaan-b30-dapat-kurangi-ketergantungan-impor-ini-faktanya-IZcDWhYRp4.jpg Biodiesel (Reuters)

JAKARTA - Implementasi biodesel 30% alias B30 di SPBU MT Haryono telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Implementasi ini merupakan lanjutan dari program B20 yang sebelumnya telah lebih dahulu berjalan tahun ini.

B30 adalah pencampuran antara bahan bakar diesel atau solar dengan FAME (Fatty Acid Methyl Ester). Komposisinya yaitu 70% solar dan 30% FAME. FAME ini didapatkan dari kelapa sawit. Kelapa sawit diolah menjadi FAME (Fatty Acid Methyl Ester),yaitu bahan bakar nabati.

Manfaat dari peluncuran B30 ini dapat mengurangi ketergantungan impor.

"B30 juga bisa berjalan, hari ini resmi diluncurkan. Kita juga bisa percepat penggunaan B30 sehingga ketergantungan kita terhadap impor berkurang, negara punya kompetitif dan lebih efisien. Ini juga bagian dari agenda besar yang sudah dicanangkan Presiden," ujar Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta.

Hal ini merupakan bukti nyata pemerintah dalam mengurangi impor sektor migas, sehingga mengurangi Current Account Defisit (CAD) sesuai dengan arahan Presiden. B30 dapat mengurangi impor migas dengan memaksimalkan penggunaan Fati Acid Methyl Ester (FAME) yang dicampur ke dalam solar.

Baca Selengkapnya: 6 Fakta B30 Pertama di Dunia, RI Bisa Hemat Devisa Rp112 Triliun

 

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini