nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kaleidoskop 2019: Sederet Proyek Infrastruktur yang Rampung Tahun Ini

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 30 Desember 2019 14:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 30 320 2147422 kaleidoskop-2019-sederet-proyek-infrastruktur-yang-rampung-tahun-ini-lGTsA29cWN.jpg Jalan tol (Reuters)

JAKARTA - Pemerintah di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaruh fokus pada pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia. Infrastruktur prioritas atau yang harus segera dibangun dimasukan ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menurut Kepala Negara, pembangunan infrastruktur akan memperkokoh pondasi Indonesia dalam berkompetisi dan bersaing dengan negara-negara lain. Pemerintah pun komit untuk terus berusaha merampungkan pembangunan infrastruktur walau sesulit apapun.

 Baca juga: Kaleidoskop 2019: Perekonomian RI Tidak Terpengaruh Perang Dagang AS-China

“Sesakit apapun harus berani kita tahan, agar yang namanya pembangunan infrastruktur itu betul-betul rampung dan selesai. Artinya, kelanjutan pembangunan infrastruktur tetap kita laksanakan,” katanya.

 Infrastruktur

Di dalam Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018 terdapat 137 proyek prioritas yang terdiri dari 47 bendungan, 6 irigasi, 64 jalan tol, 4 jalan nasional, 7 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), 1 NCICD atau tanggul laut, 3 perumahan dan 1 Jakarta Sewarage System. Dari PSN tersebut, beberapa di antaranya sudah rampung dibangun di 2018, seperti 7 bendungan, 1 irigasi, 12 jalan tol dan 3 perumaha.

Baca juga:  Ekspor Indonesia Tergelincir di 2013

Sementara sisanya, ada yang ditargetkan selesai di 2019 bahkan lebih dari tahun ini. Seperti 15 bendungan selesai tahun ini, 5 irigasi, 29 jalan tol, 4 jalan nasional, 1 SPAM. Sisanya selesai di atas 2019, seperti 22 bendungan lagi, 1 tanggul laut, 23 jalan tol, 6 air minum, 1 Jakarta Sewerage System.

Bila ditotal, dari 2015 sampai 2019 untuk pembangunan bendungan sudah 29 proyek yang selesai. 5 bendungan selesai di 2015 seperti Rajui di Aceh, Jatigede di Jawa Barat, Bajulmati dan Nipah di Jawa Timur dan Titab di Bali. Kemudian pada 2016 rampung 2 bendungan, Payaseunara di Aceh dan Teritip di Kalimantan Timur.

 Baca juga: Raja Sawit yang Tak Bergairah

Pada 2017 selesai 2 proyek lagi, Raknamo di Nusa Tenggara Timur dan Tanju Nusa Tenggara Barat. Lalu di 2018 ada 5 bendungan yang selesai di Sei Gong Kepri, Sindang Heula Banten, Logung Jawa Tengan, Rotiklot Nusa Tenggara Timur, dan Mila di NTB. Untuk 2019 baru satu yang rampung, yakni Gondang di Jawa Tengah.

Pada tahun ini direncanakan akan selesai 14 bendung lainnya seperti Keureuto Aceh, Karian Banten, Way Sekampung Lampung, Ciawi, Sukamahi dan Kuningan Jawa Barat. Kemudian Gongseng di Jawa Timur, Marangkayu di Kaltim, Tapin Kalimantan Selatan, Karalloe dan Passeloreng Sulawesi Selatan, Ladongi Sulawesi Utara, Bintang Bano di NTB serta Napun Gete di NTT.

Kemudian untuk PSN 6 irigasi, ada satu irigasi yang sudah selesai pembangunan di 2018 adalah Leuwigoong di Jawa Barat. 5 lainnya pun rampung tahun ini seperti yang sudah selesai Baliase di Sulawesi Selatan. Sisanya dalam tahap penyelesaian seperti daerah irigasi Lematang Sumatera Selatan, Jambo Aye di Aceh, Gumbasa di Sulawesi Tengah dan Lhok Guci di Aceh.

 Waduk Jatiluhur

Untuk 7 proyek penyediaan air minum, SPAM Umbulan rampung tahun ini. SPAM Bandar Lampung di 2020 dengan progres fisik 19,72%. Kemudian yang akan dikerjakan pada 2019-2020 seperti Makasar-Maros-Sungguminasa/Gowa-Takalar (Mamminasata), Jatigede, Regional Wasusokas. Pada 2020-2021 akan dikerjakan proyek air minum di Semarang Barat dan Jatiluhur I.

Sementara itu, untuk proyek yang dikerjakan oleh Cipta Karya pada tahun ini akan diresmikan tiga proyek lagi. Ketiga proyek tersebut meliputi proyek renovasi Stadion Manahan Solo, revitalisasi kota lama Semarang dan revitalisasi pasar Johar Semarang.

Untuk tahun depan akan ada banyak proyek infrastruktur lagi yang akan digenjot. Seperti misalnya pembangunan proyek Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kalimantan Utara.

"Kalau proyek yang diresmikan banyak sekali tapi dalam waktu dekat itu ada Stadion Manahan ,Pasar Johar,dan Kota Lama Semarang," ujar Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga.

Selain itu, ada juga proyek pemindahan ibu kota yang mana tahun depan akan segera dibangun. Apalagi saat ini sudah didapatkan pemenang dari sayembara desain pemindahan ibu kota.

Ditambah lagi, beberapa kali Presiden Joko Widodo juga sudah meninjau langsung lokasi ibu kota baru. Tinjauan orang nomor satu di Indonesia itu adalah untuk melihat langsung kondisi terkini di lapangan untuk disesuaikan dengan desain ibu kota baru.

"Oh iya, beliau ingin melihat langsung sekaligus menyamakan antara desain dengan kondisi yang ada di lapangan," kata Danis.

 Jalan Tol

Dari sisi pembangunan jalan, sejak 2015 hingga 2019, pemerintah rampungkan hampir 1.000 kilometer (km) jalan. Itu terbagi di 10 ruas Trans Jawa, 10 ruas non-Trans Jawa, 26 ruas di Trans Sumatera dan 18 ruas di Jabodetabek.

Dari 2015 sudah dibangun 132,2 km jalan, tahun berikutnya bertambah 44 km jadi 176,2 km di 2016. Di tahun berikutnya bertambah 156,6 km menjadi 332,8 pada 2017, bertambah lagi 450 km, sehingga di 2018 pembangunan jalan mencapai 782,8 km. Tahun ini bertambah 198 km sehingga total jalan terbangun 980,8 km.

Untuk jalan tol, pada tahun ini dioperasikan 406,14 km, sehingga total panjang jalan tol yang beroperasi 2018-2019 sepanjang 1.386,9 km. Adapun jalan tol yang sudah beroperasi tahun ini di antaranya Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 126,5 km pada 8 Maret 2019, Pasuruan-Probolinggo sepanjang 31,3 km pada 10 April 2019.

Kemudian Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi 7 sepanjang 9,26 km pada 13 Mei 2019, Pandaan-Malang Seksi 1-3 sepanjang 31 km pada 13 Mei. Kemudian Cinere-Jagorawi Seksi 2 panjang 5,5 km, Balikpapan-Samarinda sepanjang 66,4 km, Kunciran Serpong sepanjang 11,14 km, Pandaan-Malang Seksi 4 sepanjang 5,1 km dan yang terbaru Jakarta-Cikampek Elevated sepanjang 36,4 km.

Selain tol, progres untuk empat ruas jalan nasional yang ada dalam stategis nasional non tol, di antaranya jalan Palu Parigi sepanjang 117,98 km dengan progres 95,96%, Trans Maluku panjang 410,91 km progres 100%. Kemudian Gorontalo Manado panjang 768,65 km progres 100%, dan Trans Morotai panjang 410,91 km progres 100%.

1
4
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini