nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jumlah Penumpang Pesawat di Yogyakarta Turun 1,3 Juta Selama 2019

Kuntadi, Jurnalis · Selasa 07 Januari 2020 16:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 07 320 2150275 jumlah-penumpang-pesawat-di-yogyakarta-turun-1-3-juta-selama-2019-iv9gfbQ2rf.jpg Bandara (Foto: Shutterstock)

SLEMAN – Jumlah penumpang pesawat di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta dan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) selama 2019 mengalami penurunan hingga 15%, dibandingkan dengan jumlah penumpang selama 2018. Kondisi ini dipengaruhi selesainya jalur Tol Trans Jawa dan adanya kenaikan harga tiket pesawat pada awal tahun lalu.

Baca Juga: Fakta Sepinya Penumpang Pesawat, Harga Tiket Kemahalan?

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto Agus Pandu Purnama mengatakan, pada 2018 akumulasi jumlah penumpang mencapai 8,4 juta penumpang. Sedangkan pada 2019 mengalami penurunan dan tercatat hanya 7.143.435 penumpang.

“Kita kehilangan sekitar 1,3 juta penumpang. Itu sudah termasuk di YIA,” kata Pandu di komplek Adisutjipto, Yogyakarta, Selasa (7/1/2020).

 Baca Juga: Penumpang Pesawat pada Liburan Natal dan Tahun Baru 2020 Turun, Kok Bisa?

Salah satu penyebab turunnya jumlah penumpang ini, tidak lepas adanya kenaikan harga tiket di awal tahun lalu. Hampir di semua bandara jumlah penumpangnya turun antara 20%-30%. Saat itu beberapa maskapai juga melakukan pengetatan dan menerapkan kebijakan bagasi berbayar. Kondisi ini menggerus biaya bagi penumpang.

Selain harga tiket, Pandu meyakini penurunan ini tidak lepas dari semakin membaiknya transportasi darat. Setidaknya sudah ada Jalan Tol Trans Jawa yang dibuka dan dioperasionalkan. Hal ini menjadikan euforia dan banyak warga mencoba menggunakan jalur yang ada.

“Khusus untuk (penerbangan) luar Jawa masih stabil, hanya yang Jawa yang cukup terpengaruh,” jelasnya.

Meski begitu, Pandu tetap optimis industri penerbangan tetap akan berkembang. Ini bisa dilihat dari tinggginya jumlah penumpang selama libur natal dan tahun baru. Apalagi banyak pihak yang ingin mengembangkan industri penerbangan.

Saat ini, Angkasa Pura sudah mengembangkan terminal penumpang dari kapasitas 1,8 juta, menjadi 25 juta penumpang pertahun. Dan sekarang mampu menangkap peluang penerbangan yang di dunia. Dan ini merupakan terobosan PT Angkasa Pura I karena bandara ini alat produksi.

Sementara di YIA, akan mampu menangkap peluang yang lebih besar. Bandara yang terletak di Kulonprogo ini memiliki runway yang lebih panjang dan kapasitas penumpang lebih besar. Jika tidak ada perubahan pada bulan April nanti bandara ini sudah full operational dan beberapa penerbangan di Adisutjipto akan dipindahkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini