Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn 'Nyesel' Tolak Tawaran Jadi CEO GM

Irene, Jurnalis · Kamis 09 Januari 2020 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 09 320 2151015 mantan-bos-nissan-carlos-ghosn-nyesel-tolak-tawaran-jadi-ceo-gm-UWNiqE5t7d.jpg Mantan CEO Nissan Carlos Ghosn. (Foto: Okezone.com/Business Insider)

JAKARTA – Mantan CEO Nissan yang kini menjadi buronan internasional, Carlos Ghosn mengaku menyesal menolak tawaran General Motors pada 2009. Ketika itu, dirinya ditawari untuk menjadi CEO salah satu perusahaan automotif terbesar di Amerika Serikat (AS) tersebut.

Baca Juga: Alasan Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Kabur dari Jepang: Saya Ingin Keadilan

Ghosn mengaku telah melakukan satu kesalahan selama kariernya. Di mana dia menyesal telah menolak tawaran yang diberikan untuk menjadi CEO General Motors pada 2009.

Carlos Ghosn

"Aku membuat kesalahan. Saya mengenalinya hari ini, aku seharusnya menerima tawaran itu, tapi aku memiliki keyakinanku sendiri." Kata dia dikutip dari CNBC, Kamis (9/1/2020).

Baca Juga: Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Kabur dari Jepang dengan Sewa Jet Pribadi Rp4,8 Miliar

Carlos juga menceritakan saat Steve Rattner, yang merupakan salah satu pejabat keuangan di Pemerintahan Obama menawarinya gaji dua kali lipat dari pendapatan di Nissan untuk memimpin General Motors (GM). Namun pada saat itu, Ghosn berkomitmen memimpin Nissan dan Renault yang tengah melakukan penjajakan untuk bergabung.

Pada saat yang bersamaan, media di Jepang pun menggambarkan dirinya sebagai 'diktator yang dingin dan serakah', karena Ghosn memimpin tiga perusahaan pembuat mobil sebagai bagian dari aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi.

"Ini bukan pembicaraan orang yang serakah. Seorang pria serakah akan berkata, Maaf teman, ini bisnis. Saya akan pergi untuk kepentingan saya sendiri," katanya.

Carlos Ghosn harus menjalani persidangan selanjutnya di Jepang sejak penangkapannya pada November 2018 lalu. Persidangan ini akan dijalaninya atas tuduhan yang dilayangkan kepadanya terkait kesalahan keuangan dan penyalahgunaan sumber daya perusahaan untuk keuntungan pribadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini