nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dokumen Rusak Terkena Banjir Bisa Direstorasikan, Ini Faktanya!

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Minggu 12 Januari 2020 08:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 11 470 2151780 dokumen-rusak-terkena-banjir-bisa-direstorasikan-ini-faktanya-Hc9aVsJ3NB.jpg Sertifikat rumah ilustrasi (NRICafe)

JAKARTA - Bencana banjir melanda wilayah Jabodetabek dan sekitarnya pada awal Januari ini. Hal ini tentu meninggalkan banyak cerita bagi warga sekitar.

Beberapa korban harus mengungsi karena rumahnya terendam banjir. Ada warga yang mengalami kerugian akibat harta bendanya terbawa hanyut banjir, bahkan ada juga yang harus membenahi dokumen berharganya agar tidak berceceran.

 Baca juga: Restorasi Dokumen Korban Banjir, dari Sertifikat Rumah sampai Akta Cerai

Memang kerusakan suatu dokumen akan membuat masyarakat berfikir ulang untuk membuatnya lagi. Hal ini dikarenakan adanya kesulitan dalam administrasi.

Oleh sebab itu, pemerintah pun membantu masyarakat agar lebih mudah memperbaiki dokumen-dokumen penting yang ada. Berikut ini fakta seputar restorasi dokumen akibat banjir yang dirangkum oleh Okezone pada Minggu (12/1/2020):

 Dokumen

1. Mengurus Dokumen Hilang di ANRI

Bagi warga yang mendapati dokumen-dokumen berharganya hilang atau rusak diterpa banjir, dapat mengurusnya melalui Arsip Nasional Republik Indonesia (RI).

 Baca juga: Tenang, Sertifikat Tanah di BPN 'Aman' dari Banjir hingga Kebakaran

“Adapun untuk data perkembangan informasi layanan restorasi arsip keluarga, khususnya bagi masyarakat yang terdampak #banjir dapat disimak dalam infografis berikut ini,” tulis Arsip Nasional RI lewat akun Twitter resminya @ArsipNasionalRI.

2. Warga yang Sudah Merestorasi Dokumen ada 118 Orang

Adapun warga yang telah menggunakan layanan ini berjumlah 118 pengguna, 31 arsip yang telah direstorasi, dan 5 arsip yang telah diambil. Data ini terakhir diperbarui pada 6 Januari 2020.

Sementara itu, jenis-jenis arsip yang dapat direstorasi antara lain ijazah, akta nikah, BPKB, sertifikat tanah, akta jual beli, kartu keluarga, paspor, akta cerai, akta kelahiran, SK pensiun, SK pegawai, dan lain-lain.

 Baca juga: Sertifikat Tanah Rusak akibat Banjir? Silakan Datang ke Kantor BPN Terdekat

“Sebaran asal lokasi warga yang menggunakan layanan arsip yang direstorasi ialah Kemang, Ciledug, Petogogan, Pamulang, Larangan, Kranji, Lebak Bulus, Ciputat, Jatiwaringing, Kebayoran Lama, Bekasi, Serpong, Duren Sawit, Depok, Kebon Jeruk, Pasar Minggu, dan Cipete,” lanjut Arsip Nasional RI.

3. Sertifikat yang Masih di Kantor Pertanahan Aman

Beberapa hari yang lalu terjadi banjir dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Jabodetabek. Menanggapi hal ini, Kementerian ATR/BPN mengimbau agar masyarakat tidak panik sertifikat tanahnya yang masih di Kantor Pertanahan akan hilang.

"Menanggapi terdampaknya Kantor Pertanahan Kota Bekasi yang terkena banjir, Surya Tjandra, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN mengharapkan agar masyarakat tetap tenang karena dokumen di Kantor Pertanahan tetap terjaga dengan baik," tulis Kementerian ATR/BPN.

4. Dokumen Pertanahan Mulai didigitalkan

Berdasarkan cuitannya, Kementerian ATR/BPN telah melakukan antisipasi dan mitigasi terhadap dampak bencana alam terhadap seluruh dokumen pertanahan. Pihaknya mulai mendigitalkan dokumen tersebut di Kantor Pertanahan.

Tidak hanya itu saja, mereka mulai menetapkan dokumen elektronik untuk layanan pertanahan. Nantinya, masyarakat tetap tenang jika dokumen fisiknya hilang karena masih terdapat dokumen elektronik.

5. Sertifikat yang Mengalami Kerusakan Bisa Urus di BPN Terdekat

Direktur Jenderal (Dirjen) Hubungan Hukum Keagrariaan (HHK) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Suyus Windayana menjelaskan sertifikat yang mengalami kerusakan bisa langsung ditangani di kantor BPN terdekat.

"Kalau sertifikat datang saja ke kantor pertanahan di mana lokasi tanah itu berada dengan membawa sertifikat yang rusaknya." kata Suyus kepada Okezone, Jakarta.

6. Sertifikat yang Terendam Banjir Segera Buat Surat Keterangan dari Polisi

Sementara itu dalam masalah sertifikat tanah yang terendam banjir kemudian rusak menjadi bubur kertas, Suyus memberikan solusi untuk segera membuat surat keterangan dari pihak kepolisian. Selanjutnya barulah kantor pertahanan akan mengeluarkan sertifikat tanah yang baru.

"Buat surat keterangan dari polisi, nanti dengan surat itu kita buatkan sertifikat pengganti," jelas Suyus.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini