Ekonomi Melemah, Dolar AS Terkapar

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 31 Januari 2020 08:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 31 278 2161028 ekonomi-melemah-dolar-as-terkapar-rSycQ66U8p.jpg Dolar AS (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

NEW YORK - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) jatuh pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat imbas pertumbuhan ekonomi AS 2019 tidak capai target 3%.

Ekonomi AS pada 2019 mencatatkan pertumbuhan tahunan paling lambat dalam tiga tahun terakhir dan konsumsi pribadi melemah secara dramatis.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi AS Tak Capai Target 3% di 2019

Pelemahan dolar AS ini mengakhiri reli mata uang pada permintaan safe-haven dari kekhawatiran tentang kejatuhan ekonomi dari wabah coronavirus di China.

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (31/1/2020), indeks dolar telah naik 0,65% dalam dua minggu terakhir karena investor menjual aset berisiko. Namun, ketakutan akan wabah Coronavirus tetap ada, dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan epidemi tersebut sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Pelarian investor dari risiko mengangkat yen Jepang JPY 0,21% dan franc Swiss 0,36%, tetapi data ekonomi AS cukup suram untuk menekan daya tarik safe-haven dolar. Indeks terakhir diperdagangkan turun 0,14% pada hari ini di 97.858.

Departemen Perdagangan AS melaporkan ekonomi Amerika gagal mencapai target pertumbuhan pemerintahan Trump sebesar 3% untuk tahun kedua berturut-turut karena kemerosotan dalam investasi bisnis semakin dalam di tengah-tengah merusak ketegangan perdagangan.

Pertumbuhan pembelanjaan konsumen yang menyumbang lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi AS melambat 1,8% setelah naik pada tingkat 3,2% pada kuartal ketiga. Faktor pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) menjadi kebijakan Federal Reserve dan ekspektasi penurunan suku bunga di bulan Maret naik dari 7,2% kemarin menjadi 17,7% hari ini,

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini