nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PLN Suplai Listrik hingga 30 Juta Va ke Pelanggan Tegangan Tinggi

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 31 Januari 2020 19:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 31 320 2161473 pln-suplai-listrik-hingga-30-juta-va-ke-pelanggan-tegangan-tinggi-GpsqN9KVva.jpg Pembangkit (reuters)

JAKARTA - PT PLN (Persero), melakukan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) bersama perusahaan smelter PT Sebuku Iron Lateritic Ores (PT SILO). Penandatanganan itu, untuk penyediaan suplai listrik dalam jumlah tidak terbatas kepada pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) ini dengan total daya sebesar 30 Megavolt Ampere (Mva) atau setara dengan 30.000.000 volt ampere (va).

 Baca juga: PLN Terbitkan Obligasi Rp4,9 Triliun, Kupon Maksimum 9,05%

Direktur Bisnis Regional Kalimantan PT PLN (Persero), Syamsul Huda mengatakan PT SILO merupakan pelanggan Tengangan Tinggi kedua di Kalimantan Selatan yang sudah mempercayakan listrik dari PLN.

Sebelumnya PT SILO menggunakan captive power atau pembangkit milik sendiri untuk kegiatan operasional, dengan ditandatanganinya SPJBTL ini, suplai listrik PT SILO dipasok penuh oleh PLN.

 Baca juga: Ini Spesifikasi PLTA Terapung Pertama di RI dan Terbesar di Asean

"Kerja sama ini sebagai bukti kami yang selalu berusaha untuk meningkatkan keandalan suplai listrik demi menjamin operasional usaha para investor yang ada di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kami juga ucapkan terima kasih kepada PT SILO atas kepercayaan ini," ujar dia di Hotel Sharing La Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Dia menjelaskan saat ini ketersediaan suplai listrik untuk Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah semakin membaik, hal tersebut terwujud karena sistem kelistrikan sudah terhubung atau interkoneksi dengan Provinsi Kalimantan Timur.

 Baca juga: RI Akan Punya PLTS Terapung Terbesar di Asean, Kapasitasnya 145 Mw

Total Daya Mampu Pembangkit Sistem Interkoneksi saat ini mencapai 2.002 megawatt (mw) dengan beban puncak tertinggi mencapai 1.375 mw, sehingga terdapat cadangan daya atau surplus daya mencapai 627 mw atau lebih dari 30%.

"Dengan surplus daya yang saat ini mencapai 627 mw, menunjukkan bahwa suplai daya listrik bukan menjadi masalah lagi untuk pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah," ungkap dia.

Sedangkan Chief Executive Officer (CEO) PT SILO, Effendy Tios mengatakan dengan menggunakan listrik dari PLN, pihaknya dapat menghemat cukup signifikan. Jika dengan pembangkit sendiri yang menggunakan solar memakan biaya Rp 3.000 per kWh, listrik PLN hanya Rp1.200 per kWh.

"Kalau di listrik kita simpel saja, pakai istilahnya pakai kWh. Kalau pakai solar Rp 3.000 per kWh. kalau pakai PLN Rp 1.200," kata dia.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini