nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banyak yang Gagal karena Telat, BKN Imbau Peserta SKD CPNS Datang Lebih Awal

Irene, Jurnalis · Minggu 09 Februari 2020 14:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 09 320 2165706 banyak-yang-gagal-karena-telat-bkn-imbau-peserta-skd-cpns-datang-lebih-awal-Aqs1xJ61Fd.jpg SKD CPNS (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali mengingatkan para peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 untuk tidak terlambat. Hal ini disampaikan melalui unggahan Instagram resminya.

"Sore #SobatBKN, dengar-dengar sampai saat ini hanya sekitar 80% dari peserta #TheNewEpicBattle tahun ini yang ikut SKD #CPNS2019. Salah satu alasannya karena terlambat. Mimin ingatkan sekali lagi ya, datang minimal 60 menit sebelum tes. Ok?" tulis BKN dalam keterangan unggahannya.

 Baca juga: 180 Ribu Peserta Gagal SKD CPNS 2019, Mayoritas karena Telat

Dalam unggahannya BKN menjelaskan peserta tes wajib datang satu jam sebelum tes dilaksanakan. Misalnya saat tes SKD dijadwalkan pukul 08.00 WIB, peserta tes wajib hadir di tempat pelaksanaan tes pukul 07.00 WIB.

"Peserta Wajib datang minimal satu jam sebelum jadwal tes. Atau lebih awal lagi jika instansi yang dilamar meminta," seperti tertulis dalam unggahan Instagram resmi BKN, Minggu (9/2/2020).

 Baca juga: 991.361 Peserta CPNS Telah Ikuti Tes SKD

Kehadiran lebih awal ini dikarenakan adanya berbagai proses yang harus ditempuh para peserta tes SKD sebelum dapat melaksanakan SKD. Proses tersebut antara lain adalah proses registrasi dan pemeriksaan keamanan.

"Karena ada proses registrasi, pemeriksaan keamanan dan lain-lain," tulis BKN.

 Baca juga: Sederet Cerita Unik SKD CPNS, dari Jimat hingga Peserta yang Melahirkan

Sebagai informasi, BKN sebelumnya mencatat sebanyak 180.861 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 per 7 Februari 2020 gagal mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Faktor utama kegagalan keikutsertaan CPNS dalam tes SKD ini disinyalir adalah terlambat sampai ke titik lokasi (tilok) ujian.

“Keterlambatan menjadi salah satu alasan tertinggi ketidakhadiran. Untuk itu diinformasikan kepada seluruh peserta yang akan mengikuti SKD untuk hadir minimal 60 menit sebelum jam dimulai masuk ke ruang tes. Hal itu sesuai ketentuan tata tertib yang tertuang dalam Peraturan BKN Nomor 50 tahun 2019,” ungkap Plt Kepala Biro Humas BKN Paryono.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini